Warga Bogor Bisa Nikah di Dalam Mall, Bagaimana Caranya?

Kompas.com - 21/08/2019, 14:15 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat menjadi saksi dalam acara akad nikah yang berlangsung di Mall Pelayanan Publik, Lippo Plaza Keboen Raya, Rabu (21/8/2019). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHWali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat menjadi saksi dalam acara akad nikah yang berlangsung di Mall Pelayanan Publik, Lippo Plaza Keboen Raya, Rabu (21/8/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Pernikahan pasangan warga Kota Bogor Dian Sopian dan Dwi Lestari cukup menyita perhatian publik.

Pasalnya, akad nikah yang dilangsungkan hari ini, Rabu (21/8/2019), dilakukan di dalam mall

Seketika, pengunjung mall yang berada di Lippo Plaza Keboen Raya yang melihat pemandangan tak lazim itu langsung mengabadikannya lewat kamera telepon genggam.

Tak hanya itu, kehadiran Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang menjadi saksi dalam akad nikah itu juga turut mengundang perhatian.

Prosesi akad nikah di dalam mall baru pertama kali terjadi di Kota Bogor.

Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor baru saja meluncurkan program Mall Pelayanan Publik (MPP).

Lewat program itu, seluruh pelayanan masyarakat mulai dari pengajuan nikah, pembuatan e-KTP, hingga pembuatan paspor bisa dilakukan.

Setidaknya, Pemkot Bogor menyediakan 145 layanan di dalam Mall Pelayanan Publik.

Mempelai pria Dian Sopian mengaku cukup tegang saat harus melangsungkan akad nikah di dalam mall.

Sebab, kata Dian, selain disaksikan oleh keluarga besar kedua mempelai dan masyarakat umum, kehadiran sang Wali Kota di dalam acara sakral itu semakin membuatnya grogi.

"Tadi sempet grogi. Kan dilihat banyak orang di sini (mall)," kata Dian, saat ditemui usai akad nikah.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X