Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/08/2019, 07:19 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Kota Besar Kota Surabaya masih terus mendalami dugaan perusakan dan pembuangan bendera merah putih yang diduga dilakukan mahasiswa Papua yang tinggal di asrama mereka Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur.

Kepala Polrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho memastikan penyelidikan kasus dugaan penistaan simbol negara tersebut tetap berjalan untuk membongkar siapa oknum yang melakukan perusakan bendera merah putih itu.

"Kami masih melakukan penyelidikan lanjutan sampai nanti bisa teridentifikasi siapa (pelaku perusakan bendera)," kata Sandi, Selasa (20/8/2019).

Baca juga: Risma: Hubungan Warga Surabaya dan Warga Papua Berjalan Baik

Ia menyebut, saat melakukan pemeriksaan maraton terhadap 42 mahasiswa asal Papua, Sabtu (17/8/2019) malam, ia belum mendapatkan cukup bukti soal siapa yang melakukan perusakan bendera tersebut.

Oleh karena itu, puluhan mahasiswa Papua yang diperiksa di Mapolrestabes Surabaya saat itu, langsung dipulangkan kembali ke asrama mereka di Jalan Kalasan, Surabaya, usai dimintai keterangan.

"Kami harus mengedepankan praduga tak bersalah. Walaupun dilaporkan diduga pelakunya dari mahasiswa Papua ataupun dari AMP, tapi kami tidak mau sembarangan. Itulah bentuk dari profesionalisme kami," ujar Sandi.

Ia menegaskan, polisi tidak bisa serta merta menuduh orang-orang tertentu telah melakukan perusakan bendera tanpa ada saksi dan alat bukti yang menguatkan.

"Kalau alat buktinya, tiang dan benderanya ada di kantor. Tapi kan kita tidak bisa nuduh orang kalau tidak ada saksinya," tutur Sandi.

Ia menyampaikan, apabila sudah menemukan alat bukti, pihaknya akan memanggil kembali saksi-saski dan pihak terlapor.

Menurut Sandi, dulu di depan asrama mahasiswa Papua pernah dipasang CCTV, namun alat pemantau kamera tersembunyi itu dikabarkan sudah tidak tersedia.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.