Kejari Samarinda Amankan Rp 2 Miliar Lebih dari Terpidana Korupsi

Kompas.com - 21/08/2019, 05:30 WIB
Penyerahan dana hasil ekseskusi dari Kasi Pidsus Kejari Samarinda Zainal Effendy (kanan) kepada pihak Bank Mandiri untuk dimasukan ke kas negara. Serah terima dilakukan di lantai II Kantor Kejari Samarinda, Jalan M Yamin Samarinda, Selasa (20/8/2019). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONPenyerahan dana hasil ekseskusi dari Kasi Pidsus Kejari Samarinda Zainal Effendy (kanan) kepada pihak Bank Mandiri untuk dimasukan ke kas negara. Serah terima dilakukan di lantai II Kantor Kejari Samarinda, Jalan M Yamin Samarinda, Selasa (20/8/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) menyelamatkan kerugian negara senilai RP 2.139.319.500 dari terpidana korupsi bernama M Rusydi, Selasa (20/8/2019).

M Rusydi adalah terpidana kasus korupsi dana Bawaslu Kaltim pada Pilpres 2014 lalu.

Dia adalah ASN Kemendagri yang ditugaskan Bawaslu RI mengurusi dana pengawasan yang digelontorkan ke Bawaslu Kaltim namun dalam penggunaan merugikan negara.

Baca juga: Ketua Demokrat Surabaya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Program Jasmas

 

Tindakan eksekusi dilakukan jaksa setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi terpidana M Rusydi.

MA menghukum terpidana membayar uang pengganti sebesar RP 3.108.430.500 dengan ketentuan, apabila dalam waktu 1 bulan setelah putusan berkekuatan tetap terpidana tidak membayar, maka harta benda dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk membayar uang negara.

Dan, apabila terpidana tidak memiliki harta yang cukup maka uang pengganti diganti dengan pidana penjara 3 tahun. 

Sisa dana yang harus disetor M Rusydi ke kas negara sebagaimana perintah MA sebesar Rp 969.111.000 setelah menyerahkan sebagian.

Baca juga: Kata Sri Sultan Soal OTT Jaksa di Yogyakarta: Jika Integritas Tidak Baik, Tetap Akan Korupsi...

Ia divonis bersalah penjara 5 tahun dengan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan pidana kurungan oleh Pengadilan Negeri (PN) Samarinda pada 24 Juli 2018.

Langkah banding ke Pengadilan Tinggi Kaltim dan MA oleh M Rusydi ditolak hakim.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Samarinda, Zainal Effendi mengatakan langkah eksekusi tersebut sesuai perintah putusan kasasi MA yang diajukan oleh terpidana.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Tambah 11 Pasien Positif Corona di NTB, Total Jadi 21 Orang

UPDATE: Tambah 11 Pasien Positif Corona di NTB, Total Jadi 21 Orang

Regional
Dampak Pandemi Corona, 3.315 Pekerja Terkena PHK di Jawa Timur

Dampak Pandemi Corona, 3.315 Pekerja Terkena PHK di Jawa Timur

Regional
Kabar Baik, 11 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Total 57 Orang

Kabar Baik, 11 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Total 57 Orang

Regional
Sri Sultan HB X Minta Wali Kota dan Bupati di DIY Pantau Pemudik Setelah Jakarta PSBB

Sri Sultan HB X Minta Wali Kota dan Bupati di DIY Pantau Pemudik Setelah Jakarta PSBB

Regional
Polisi Berlakukan Razia Masker Besar-besaran, Pelanggar Malah Kaget Tak Ditilang.....

Polisi Berlakukan Razia Masker Besar-besaran, Pelanggar Malah Kaget Tak Ditilang.....

Regional
Pasien Positif Corona Bertambah 2 Orang di Ponorogo, Terpapar Klaster Asrama Haji Surabaya

Pasien Positif Corona Bertambah 2 Orang di Ponorogo, Terpapar Klaster Asrama Haji Surabaya

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 7, Ada yang dari Jakarta dan Papua

Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 7, Ada yang dari Jakarta dan Papua

Regional
Terungkap, Ini Motif Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Terungkap, Ini Motif Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Regional
Puluhan Pemudik Mulai Jalani Karantina di Grha Wisata Niaga Solo

Puluhan Pemudik Mulai Jalani Karantina di Grha Wisata Niaga Solo

Regional
Terapkan Physical Distancing, PHE ONWJ Tetap Beroperasi Saat Wabah Covid-19 demi Ketahanan Energi Indonesia

Terapkan Physical Distancing, PHE ONWJ Tetap Beroperasi Saat Wabah Covid-19 demi Ketahanan Energi Indonesia

Regional
2 Anggota KKB Penyerang Kantor Freeport Tewas dalam Kontak Senjata

2 Anggota KKB Penyerang Kantor Freeport Tewas dalam Kontak Senjata

Regional
Iseng 'Booking' Cewek Lewat Medsos, Pria di Palembang Ini Malah Tertipu Rp 6,4 Juta

Iseng "Booking" Cewek Lewat Medsos, Pria di Palembang Ini Malah Tertipu Rp 6,4 Juta

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Tak Mau Corona Dianggap Sepele, Minta Warga Laporkan Pemudik dari Zona Merah

Wali Kota Tasikmalaya Tak Mau Corona Dianggap Sepele, Minta Warga Laporkan Pemudik dari Zona Merah

Regional
Penjelasan Kasus Positif Corona Baru di Batam: Tersebar dari 2 Klaster, Menularkan ke Anak, Suami, dan Teman Kerja

Penjelasan Kasus Positif Corona Baru di Batam: Tersebar dari 2 Klaster, Menularkan ke Anak, Suami, dan Teman Kerja

Regional
3 Petugas Kesehatan Positif Corona di Papua, Tertular dari Pasien

3 Petugas Kesehatan Positif Corona di Papua, Tertular dari Pasien

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X