KILAS DAERAH

Kilas Daerah Semarang

Pemkot Semarang Akan Pasang 10.000 CCTV di 479 Titik

Kompas.com - 20/08/2019, 18:29 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memekikkan merdeka saat memimpin upacara bendera HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Balai Kota, Semarang, Sabtu (17/8/2019. Dok. IstimewaWali Kota Semarang Hendrar Prihadi memekikkan merdeka saat memimpin upacara bendera HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Balai Kota, Semarang, Sabtu (17/8/2019.


KOMPAS.com
– Demi meningkatkan keamanan di masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan memasang 10.000 Closed-circuit television (CCTV) di seluruh penjuru kota tersebut.

Menurut keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa, (20/8/2019), upaya integrasi juga akan dilakukan kepada CCTV milik privat agar bisa diakses oleh pemerintah bersama kepolisian.

“Integrasi CCTV publik dilakukan ke dalam dashboard yang terhubung ke Pemkot Semarang dan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang," ujar Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Adapun realisasinya membutuhkan kontribusi dari seluruh elemen yang berkomitmen menguatkan Semarang sebagai Smart City.

Baca juga: Aksi Teror Polsek Wonokromo, Terekam CCTV hingga Terkait Bom Gereja Surabaya

Dengan dipasangnya CCTV di seluruh Kota Semarang, Pemkot yang saat ini juga telah memiliki layananan gawat darurat Call Center 112, dapat lebih cepat melakukan verifikasi laporan masyarakat. 

"CCTV itu nantinya menjadi multi fungsi bagi Pemkot, baik digunakan untuk pemantauan pembangunan, verifikasi laporan warga, hingga antisipasi atau penindakan tindak kriminal," tutur Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi.

Sementara itu, Camat Semarang Selatan Eko Yuniarto melaporkan, program 10.000 CCTV tersebut nantinya akan direalisasikan sesuai kondisi di lapangan.

"Karena di Semarang Selatan ada 479 Rukun Tetangga (RT), maka nanti ada 479 titik yang dipasangi CCTV," pungkas Eko.

Baca juga: Remas Payudara Terekam CCTV di Mojokerto, Polisi Buru Pelaku

Bangun sekolah swasta gratis

Pemasangan 10.000 titik CCTV itu bukanlah satu-satunya gebrakan Hendi. Ia juga menegaskan akan memulai program sekolah swasta gratis di Kota Semarang.

Sebagai informasi, sebelumnya, program sekolah gratis di Semarang hanya menyasar Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), SD, dan SMP.

Dikatakan Hendi, itu dilakukan guna mendukung pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Rencananya akan diberlakukan pada 10 PAUD Swasta, 10 SD Swasta, dan 10 SMP Swasta," terang Wali Kota Semarang itu.

Baca juga: Kurangi Sampah Plastik, Pembagian Kurban di Semarang Gunakan Besek

Dengan begitu, siswa yang tidak mendapat sekolah negeri lantaran keterbatasan kuota, zonasi, dan sebagainya, dapat bersekolah di swasta.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
komentar di artikel lainnya