Setelah dari Surabaya, ke Mana Risma Akan Melangkah?

Kompas.com - 20/08/2019, 14:23 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, saat berkunjung ke Menara Kompas, Palmerah, Jakarta, Rabu (31/7/2019). KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZESWali Kota Surabaya Tri Rismaharini, saat berkunjung ke Menara Kompas, Palmerah, Jakarta, Rabu (31/7/2019).

MASA jabatan Tri Rismaharini atau Risma sebagai Wali Kota Surabaya akan segera berakhir. Risma tidak bisa mencalonkan kembali karena sudah menjabat selama dua periode. Sejumlah langkah politik untuk Risma pun dipersiapkan.

Ke mana Risma akan melangkah?

Saya berkesempatan mewawancarai Risma pekan lalu. Saat saya mewawancarai Risma, kebetulan sekali bertepatan dengan isu yang sedang viral mengenai pengelolaan sampah DKI Jakarta dan Surabaya.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Nasdem Bestari Barus tiba-tiba membandingkan pengelolaan sampah di kedua provinsi tersebut.

Kebetulan juga, Risma didapuk menjadi pengurus di DPP PDI-P. Seumur-umur, Risma belum pernah tercatat dalam kepengurusan partai.

Ada apa gerangan?

Kenapa nama Risma mendadak muncul atau “dimunculkan” ke permukaan. Sulit untuk tidak mengaitkan peristiwa ini dalam bingkai kerja-kerja politik. Saya coba menjabarkannya.

Pertama, saat ini Risma berada di masa akhir jabatannya. Pada 2020 nanti pilkada (pemilihan kepala daerah) serentak akan digelar. Surabaya termasuk kota dari 270 kota di Indonesia yang akan menggelar hajatan ini.

Nah, pada 2020 ini jabatan Risma akan berakhir. Tingkat kepuasan masyarakat Surabaya tercatat di atas rata-rata. Ratusan penghargaan pun telah diterima Risma.

Lantas, ke mana Risma akan melangkah setelah lengser dari Surabaya? Wajar jika muncul pikiran bahwa para partai pengusung Risma telah menyiapkan gelanggang berikutnya bagi sang Wali Kota teladan ini.

Kedua, Pilkada DKI Jakarta akan digelar 2022. Kesannya memang masih lama. Tapi, ingatkah kita pada Pilkada Ibu Kota 2017?

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Regional
Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Regional
'Surabaya Bisa Jadi Wuhan kalau Warganya Tidak Disiplin'

"Surabaya Bisa Jadi Wuhan kalau Warganya Tidak Disiplin"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X