6 Pejabat Kembali Diperiksa KPK Terkait OTT Gubernur Kepri

Kompas.com - 20/08/2019, 14:09 WIB
6 pejabat yang ada di Lingkungan Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau kembali dilakukan pemeriksaan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (20/8/2019). KOMPAS.COM/HADI MAULANA6 pejabat yang ada di Lingkungan Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau kembali dilakukan pemeriksaan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (20/8/2019).

BATAM, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) kembali memeriksa 6 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (20/8/2019).

Pemeriksaan para pejabat Kepri dilakukan di lantai III Gedung Polresta Barelang, Kepri.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pemeriksaan masih terkait dengan izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kepri Tahun 2018/2019.

Dari 6 pejabat yang diperiksa, 5 di antaranya merupakan kepala dinas. Sementara, satu orang lainnya yakni Asisten II Syamsul Bahrum.

"Hari ini hanya 6 orang pejabat, 5 kepala dinas dan 1 asisten," kata Febri saat dikonfirmasi, Selasa.

Baca juga: 2.378 Warga Binaan di Kepri Terima Remisi, Sebanyak 98 Orang Langsung Bebas

Adapun, masing-masing yang diperiksa adalah Misni yang merupakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemprov Kepri.

Kemudian, Burhanudin selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Kepri dan Tagor Napitupulu yang merupakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemprov Kepri.

Selanjutnya, Sardison yang merupakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Kepri.

"Yang terakhir Tjetjep Yudiana, Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Kepri," kata Febri.

Pemeriksaan keenam pejabat ini hanya sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Kepri non aktif Nurdin Basirun.

Berbeda dengan pemeriksaan sebelumnya yang juga dilakukan di Polresta Barelang, pemeriksaan kali ini terlihat tertutup.

Bahkan, sejumlah pintu masuk dijaga ketat oleh beberapa personel yang bersenjata lengkap.

Baca juga: Remaja di Riau Bunuh Pacar Gunakan Cangkul karena Menolak Berhubungan Badan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X