Pesan Sultan untuk Mahasiswa Papua di Yogyakarta: Semua Anak Bangsa

Kompas.com - 20/08/2019, 13:47 WIB
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gunungkidul, Selasa (20/8/2019). KOMPAS.com/MARKUS YUWONOGubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gunungkidul, Selasa (20/8/2019).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X memiliki pesan untuk mahasiswa Papua yang saat ini menimba ilmu di Yogyakarta, terkait kerusuhan di Manokwari, Papua Barat. 

Sri Sultan berharap, mahasiswa Papua di Yogyakarta tidak melakukan reaksi atas kerusuhan di Manokwari, serta tidak takut untuk berada di Yogyakarta. 

Sultan berpesan agar mahasiswa Papua tidak mengambil inisiatif yang tidak perlu. 

Menurut Sultan, Papua adalah bagian dari Indonesia. Sehingga rakyat Papua juga menjadi bagian dari bangsa Indonesia. 

Baca juga: Ganjar Pranowo Jamin Keamanan Anak Papua di Jawa Tengah

"Karena bagaimanapun Papua dan rakyat Papua (bagian dari) bangsa Indonesia. Sesama anak bangsa," kata Sultan saat ditemui seusai Apel Besar Pramuka ke 58 di Alun-alun Pemkab Gunungkidul, Selasa (20/8/2019) .

Sultan mengatakan, saat ini kondisi di Papua dan Papua Barat sudah kondusif. Sehingga tidak perlu lagi dilakukan demonstrasi terkait protes diskriminasi pada saat penangkapan mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya. 

"Kondisinya di Papua maupun di tempat lain sudah kondusif, jadi kalau di sini (Yogyakarta) demonstrasi sudah ketinggalan. Saya kira enggak perlu," ujar Sultan. 

Baca juga: Polda Jatim Usut Kasus Ucapan Rasialis terhadap Mahasiswa Papua

Komunikasi yang baik

Sementara Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan, selama ini mahasiswa dan pelajar Papua yang tinggal di Yogyakarta berinteraksi baik dengan masyarakat.

"Selama ini kondusif. Artinya apa ? Dengan kultur Jogja ternyata komunikasi dengan mereka landai-landai saja lah tidak akan terjadi di lain tempat," ucapnya. 

Mengenai keamanan, pihaknya percaya dari kepolisian sudah mengetahui kondisi Yogyakarta.

Pihaknya juga berharap jika pun ada demo harus sesuai dengan aturan.

"Saya rasa pak Kapolda sudah familiar dengan kondisi Yogyakarta. Kalau demo monggo saja, tentunya demo dengan aturan yang ada," katanya. 

Baca juga: Warga di Manokwari Bakar Ban dan Blokade Jalan, Protes Rasisme terhadap Mahasiswa Papua



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Regional
50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

Regional
Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: 'Tolong Jangan Cari Suami Saya'

Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: "Tolong Jangan Cari Suami Saya"

Regional
Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Regional
Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Regional
Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Regional
Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Regional
Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Regional
Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Regional
519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

Regional
Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Regional
Filosofi dan Janji Ridwan Kamil Soal Pandemi di Balik Sebuah Rompi..

Filosofi dan Janji Ridwan Kamil Soal Pandemi di Balik Sebuah Rompi..

Regional
Dalam Waktu 3 Hari, 2 Jenazah PDP di Makassar Diambil Paksa Keluarga, Ini Fakta Lengkapnya

Dalam Waktu 3 Hari, 2 Jenazah PDP di Makassar Diambil Paksa Keluarga, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X