Lagi, Polisi Ringkus 4 Anggota Komplotan Becak Hantu

Kompas.com - 20/08/2019, 06:00 WIB
Ilustrasi pencuri vchalIlustrasi pencuri

MEDAN, KOMPAS.com - Aksi komplotan pencuri sepeda motor yang dikenal dengan becak hantu meresahkan masyarakat.

Komplotan ini melibatkan banyak orang. Tercatat sudah 27 orang tertangkap.

Jumat (16/8/2019) kemarin, 3 orang pencuri dan 1 orang penadah berhasil diringkus Tim Pegasus Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan.


Baca juga: Tiga Anggota Pencuri Becak Hantu di Medan Berhasil Diringkus, Begini Kisahnya

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, Senin (19/8/2019) malam membenarkan telah mengamankan 3 (tiga) orang tersangka diduga pelaku kasus 363 KUHPidana/Curanmor (komplotan becak hantu) di 27 TKP dan 1 (satu) orang diduga sebagai tersangka 480 KUHPidana.

Para pelaku terlibat dalam pencurian pada Rabu (10/7/2019) sekitar pukul 05.30 WIB di Jl. Ringroad (warnet I café) Kelurahan  Tanjung Rejo Kecamatan Medan Sunggal dengan korban bernama Bahaudin Syahputra, warga Kelurahan Belawan Bahagia.

Saat itu, korban memarkirkan kendaraannya di sebuah warnet. Pada saat akan pulang, sepeda motornya jenis Honda CBR NOKA sudah raib dari parkiran.

Pada Jumat (16/8/2019) pukul 08.00 WIB, personel Pegasus Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan mendapat informasi bahwa 3 orang DPO Komplotan Becak Hantu berada di sebuah rumah kos di Jalan bajak V, Kel. Harjosari II, Kec. Medan Amplas.

Dari situ, timnya langsung bergerak dan menggerebek rumah kos tersebut.

"Mereka adalah Kocu, Rendy dan Locot. Saat itu mereka sedang tidur. Setelah menangkap mereka, kita pun penangkap penadah yang sering membeli barang hasil curian dari ketiga tersangka yang bernama Alex Suharto laias Alex Murai, di Jl. Tangguk Bongkar II Donggala Perumnas Mandala," katanya.

Baca juga: Dua Pencuri Spesialis Kawasan Rest Area Diciduk Polisi

Dijelaskannya, baik Marusaha Sihombing (22) alias Kocu, Rendy Pranata Simangunsong (22) alias Rendy, Firman Silaban (17) alias Locot maupun Alex Suharto (34) kesemuanya adalah residivis dari tahun 2008, 2015 dan 2017.

Selain para tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 2 unit sepeda motor, 2 buah mata gerenda, 7 buah kunci L, 3 buah obeng, 5 buah kunci Y, 1 tang dan 1 helm LTD warna merah.



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adian Napitupulu: Saya Dukung Jokowi Bukan untuk Kejar Jabatan

Adian Napitupulu: Saya Dukung Jokowi Bukan untuk Kejar Jabatan

Regional
Perekrut TKW Lily yang Meninggal di Malaysia Tiba-tiba Menghilang

Perekrut TKW Lily yang Meninggal di Malaysia Tiba-tiba Menghilang

Regional
Kabut Asap Pekat di Jambi: Jam 12 Siang Gelap, Warga Nyalakan Lampu dan Kipas Angin

Kabut Asap Pekat di Jambi: Jam 12 Siang Gelap, Warga Nyalakan Lampu dan Kipas Angin

Regional
Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Regional
Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

Regional
Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Regional
Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Regional
Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Regional
2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

Regional
Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Regional
Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Regional
Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Regional
Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X