Ridwan Kamil Ajak Warga Papua di Jabar Jaga Kekompakan

Kompas.com - 19/08/2019, 16:40 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ditemui usai upacara peringatan HUT ke-74 RI di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Sabtu (17/8/2019). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ditemui usai upacara peringatan HUT ke-74 RI di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Sabtu (17/8/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak warga Papua di Jawa Barat untuk saling menjaga kekompakan.

Hal itu ia katakan menyikapi munculnya berbagai insiden yang melibatkan masyarakat Papua di sejumlah daerah.

Pria yang akrab disapa Emil itu pun siap membuka ruang dialog bagi warga Papua di Jabar yang ingin menyampaikan aspirasinya.

"Jabar bagian dari Indonesia, Papua juga. Kita saling jaga kekompakan dan kesatuan, lain-lain bisa dibicarakan dan didiskusikan. Jabar mengedepankan dialog," kata Emil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (19/8/2019).

Baca juga: Risma Juga Minta Maaf, Bantah Ada Rencana Usir Mahasiswa di Surabaya

Emil berharap insiden yang muncul di sejumlah daerah tak terjadi di Jabar. Meski demikian, Emil menilai konflik semacam ini tak bisa dianggap remeh.

"Justru media sekarang saya minta perbanyak cerita inspiratif masyarakat Papua di Jabar supaya mengimbangi dinamika di luar. Jangan disepelekan dinamika politik seperti ini," tuturnya.

Baca juga: Khofifah, Risma hingga Wali Kota Malang Minta Maaf soal Pemicu Kerusuhan di Manokwari Papua

Emil juga berharap keharmonisan warga Papua di Jabar bisa jadi penyejuk di tengah munculnya konflik sosial. Selama ini, kata Emil, ia punya hubungan baik dengan masyarakat Papua di Jabar.

"Kalau bisa berita di Jabar jadi penyejuk, bagaimana memanusiawikan, dulu saya ajak piknik satu bus ke Pangandaran, menginap, main bola. Menandakan kita ingin maju sama-sama, siapa yang punya kelebihan bisa membantu keuangan, keringanan dan kemudahan," jelasnya.

Aksi kerusuhan di Manokwari, Papua Barat pecah sejak Senin pagi. Massa disebut membakar gedung DPRD dan sejumlah kantor instansi lainnya.

Kerusuhan dipicu kejadian di Surabaya dan Malang yang menyebut telah menghina warga Papua.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X