Khofifah Minta Warga Jatim Waspada Aksi Terorisme

Kompas.com - 18/08/2019, 20:09 WIB
Gubernur Khofifah Indar Parawansa didampingi Wakapolda Jatim Brigjen Toni Hermanto menjenguk korban serangan terduga teroris di RS Bhayangkara Polda Jatim, Minggu (18/8/2019) sore. KOMPAS.COM/A. FAIZALGubernur Khofifah Indar Parawansa didampingi Wakapolda Jatim Brigjen Toni Hermanto menjenguk korban serangan terduga teroris di RS Bhayangkara Polda Jatim, Minggu (18/8/2019) sore.

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta warga Jawa Timur meningkatkan kewaspadaan terkait aksi terorisme.

Khofifah mengingatkan aksi susulan bisa terjadi kapanpun dan di manapun.

"Saya mengajak semua lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya terorisme," kata Khofifah usai menjenguk Aiptu Agus Sumarsono, korban serangan terduga teroris di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya, Minggu (18/8/2019) sore.

Menurut Khofifah, serangan pelaku terorisme di Surabaya memang menyasar polsek dan melukai satu orang polisi.

Namun, aksi itu bisa saja memicu tindakan yang lebih besar.

"Jangan dilihat polsek dan korbannya yang hanya 1 orang, karena bisa saja memicu aksi lainnya. Karena itu waspada itu penting," kata Khofifah.

Baca juga: Pengamanan Polsek di Surabaya Diperketat Pasca Penyerangan di Wonokromo

Dia juga meminta seluruh instansi mengaktifkan kamera pemantau atau CCTV.

Menurut Khofifah, kamera pemantau sangat penting untuk kepentingan pihak kepolisian dalam rangka proses mengungkap fakta kejadian.

Seperi diberitakan, seorang terduga teroris bernisial IM (30) menyerang petugas jaga di Polsek Wonokromo.

Pelaku awalnya berpura-pura membuat laporan polisi. Warga Sumenep itu tiba-tiba menyerang polisi dengan senjata tajam.

Akibat serangan tiba-tiba pria tersebut, Aiptu Agus Sumarsono, petugas piket Polsek Wonokromo menderita luka bacok di kepala, tangan, dan pipi kirinya.

Sementara, Briptu Febian mengalami luka lebam di wajahnya.

Dalam tas yang dibawa pelaku, polisi menemukan sejumlah benda berupa senjata tajam, ketapel dengan peluru kelereng, airsoft gun, makanan dan kertas yang dipenuhi banyak logo ISIS.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Bungsu Wali Kota Jambi Meninggal Dunia

Anak Bungsu Wali Kota Jambi Meninggal Dunia

Regional
Wali Kota Pontianak: Istri Saya Positif Covid-19 Tanpa Gejala dan Diisolasi di Rumah

Wali Kota Pontianak: Istri Saya Positif Covid-19 Tanpa Gejala dan Diisolasi di Rumah

Regional
Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19, Ganjar: Berbahaya

Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19, Ganjar: Berbahaya

Regional
Viral Pengunjung Abai Protokol Kesehatan, Satpol PP DIY Panggil 15 Pengelola Angkringan

Viral Pengunjung Abai Protokol Kesehatan, Satpol PP DIY Panggil 15 Pengelola Angkringan

Regional
Desakan Penundaan Pilkada 2020, Wali Kota Solo: Kewenangan KPU

Desakan Penundaan Pilkada 2020, Wali Kota Solo: Kewenangan KPU

Regional
Kecelakaan Usai Beraksi, Begal Ini Ditangkap karena Ponsel Korban

Kecelakaan Usai Beraksi, Begal Ini Ditangkap karena Ponsel Korban

Regional
Kafan yang Dicuri dari Makam Seorang Wanita Ditemukan Bersamaan dengan Sebuah Boneka

Kafan yang Dicuri dari Makam Seorang Wanita Ditemukan Bersamaan dengan Sebuah Boneka

Regional
Madrasah Diobrak-abrik Geng Motor, Warga Kota Tasikmalaya Siaga

Madrasah Diobrak-abrik Geng Motor, Warga Kota Tasikmalaya Siaga

Regional
2 Komisioner KPU Muratara dan 6 Staf Positif Covid-19

2 Komisioner KPU Muratara dan 6 Staf Positif Covid-19

Regional
Kronologi Pria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Warga hingga Tewas, Pelaku Masih Berkeliaran

Kronologi Pria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Warga hingga Tewas, Pelaku Masih Berkeliaran

Regional
Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Regional
Dinkes Riau: Mayoritas Pasien Corona yang Meninggal Punya Diabetes

Dinkes Riau: Mayoritas Pasien Corona yang Meninggal Punya Diabetes

Regional
Diejek karena Jadi Buruh Sawit, Pria Ini Bunuh Temannya dengan Parang

Diejek karena Jadi Buruh Sawit, Pria Ini Bunuh Temannya dengan Parang

Regional
Terungkap, Ini Motif Mbak Ida Pamer Celana Dalam Saat Naik Motor

Terungkap, Ini Motif Mbak Ida Pamer Celana Dalam Saat Naik Motor

Regional
Positif Covid-19, Ketua KPU Muratara Sempat Hadiri Rakor Pilkada di Palembang

Positif Covid-19, Ketua KPU Muratara Sempat Hadiri Rakor Pilkada di Palembang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X