Polsek Wonokromo Diserang Pria Bersenjata Tajam, Satu Petugas Terluka Bacok

Kompas.com - 17/08/2019, 19:41 WIB
Polsek Wonokromo Surabaya disterilkan pasca penyerangan anggota polisi, Sabtu (17/8/2019) KOMPAS.COM/A. FAIZALPolsek Wonokromo Surabaya disterilkan pasca penyerangan anggota polisi, Sabtu (17/8/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Seorang pria diamankan di Mapolsek Wonokromo Surabaya, Sabtu (17/8/2019) sore.

Pria tersebut pura-pura melapor dan tiba-tiba menyerang polisi petugas piket dengan senjata tajam.

Akibat serangan tiba-tiba pria tersebut, Aiptu Agus Sumarsono menderita luka bacok di kepala, tangan, dan pipi kirinya.


Baca juga: Polisi Tembak Gas Air Mata dan Jebol Pintu Pagar Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

"Pria tersebut tiba-tiba menyerang petugas. Sebelumnya pura-pura lapor," kata Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan, di lokasi Mapolsek Wonokromo.

Belum jelas apa motif penyerangan kepada polisi tersebut, karena pelaku saat ini masih diinterogasi di dalam ruang Mapolsek Wonokromo.

"Pelaku masih diinterogasi di dalam, sementara anggota yang menjadi korban sudah dilarikan ke rumah sakit," ujar Luki.

Pantauan Kompas.com, area halaman kantor polsek yang berada di Jalan Joyoboyo Nomor 1 Surabaya itu masih distrerilisasi.

Baca juga: Mahasiswa Papua di Surabaya Bantah Rusak Bendera Merah Putih

Sejumlah polisi bersenjata lengkap terlihat menjaga pintu utama kantor polsek.

Selain Kapolda Jatim, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Sandi Nugroho juga berada di Polsek Wonokromo.

Hingga pukul 18.45 WIB, pelaku masih diinterogasi di dalam Mapolsek. Sejumlah petugas juga terlihat melakukan olah tempat kejadian perkara.



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X