PON 2020 Terancam Tertunda, Gubernur Papua Akan Temui Presiden Jokowi

Kompas.com - 17/08/2019, 15:32 WIB
Gubernur Papua, Lukas Enembe Dok Staf Khusus Gubernur PapuaGubernur Papua, Lukas Enembe

JAYAPURA, KOMPAS.com - Waktu penyelenggaraan PON XX 2020 di Papua tinggal sekitar 14 bulan dan Gubernur Papua Lukas Enembe berencana akan menemui Presiden joko Widodo untuk mengevaluasi persiapannya.

Enembe menegaskan, akan meminta dukungan penuh dari pemerintah pusat karena hingga kini masih banyak hal yang harus dikerjakan untuk penyelenggaraan PON.

"Ini agendanya Negara, PON bukan agenda daerah, kebetulan kami jadi tuan rumah. Kalau (PON) gagal, ya itu bukan kegagalan provinsi, ini kegagalan Negara," tutur Lukas, usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74, di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (17/8/2019).

Baca juga: Ini Kronologi KKB Tembak 2 Anggota TNI di Jayawijaya, Papua

Sebelumnya, Enembe sempat menyebut, bila dalam agenda pertemuan dengan presiden nanti, ada opsi untuk menunda pelaksanaan PON.

"Rencananya tanggal 19 Agustus, kami mau ketemu presiden untuk bicarakan ini, apakah penundaan, karena ini agenda nasional, bukan agenda daerah. Jadi, presiden bisa dengan kabinet baru. Inpres PON saja, sekarang baru masuk di Ibu Puan Maharani (Menko PMK). Jadi, kami mungkin minta waktu, kalau Jokowi setuju, yah mungkin ditunda ke 2021 atau 2022," kata dia.

Ia menyebut, salah satu alasan persiapan PON belum maksimal adalah masalah anggaran.

Setidaknya, dibutuhkan lagi Rp 4 triliun untuk membangun dan merenovasi venue PON beserta dengan perlengkapannya.

Baca juga: Logo dan Maskot PON 2020 Diluncurkan, Ini Maknanya

Untuk memenuhi jumlah tersebut, ia menegaskan APBD tidak bisa menutupinya sehingga ia berharap pusat bisa mengambil alih.

"Untuk PON saja kami masih butuh anggaran Rp 4 triliun, kecuali negara mau turun tangan," kata dia.

Namun, Enembe memastikan keputusan mengenai PON 2020 ada di tangan Presiden Joko Widodo, sehingga ia berharap ada keputusan yang merupakan solusi terbaik bagi semua pihak.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Regional
Kisah 43 Peserta Ekspedisi Wisata Air Terjun Terjebak di Hutan Konawe Utara

Kisah 43 Peserta Ekspedisi Wisata Air Terjun Terjebak di Hutan Konawe Utara

Regional
Kota Ambon Keluar dari Zona Merah Covid-19, Wali Kota Bilang karena Ini

Kota Ambon Keluar dari Zona Merah Covid-19, Wali Kota Bilang karena Ini

Regional
Banjir Landa Sejumlah Desa di Kampar, Listrik Dipadamkan

Banjir Landa Sejumlah Desa di Kampar, Listrik Dipadamkan

Regional
Pasien Corona Lolos di Bandara Pekanbaru, Dinkes Riau Ambil Langkah Ini

Pasien Corona Lolos di Bandara Pekanbaru, Dinkes Riau Ambil Langkah Ini

Regional
Nama Direskrimum Polda Sulsel Dicatut untuk Menipu, Pelaku Beraksi di Dalam Lapas

Nama Direskrimum Polda Sulsel Dicatut untuk Menipu, Pelaku Beraksi di Dalam Lapas

Regional
Detik-detik Suami Peluk Istri yang Hamil 7 Bulan Saat Ditodong Senjata Api oleh Begal

Detik-detik Suami Peluk Istri yang Hamil 7 Bulan Saat Ditodong Senjata Api oleh Begal

Regional
Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Regional
Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Regional
Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Regional
Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Regional
68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

Regional
Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Regional
Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Regional
ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X