Air Mata Tumpah Saat Para Anggota Paskibra Mencium Merah Putih...

Kompas.com - 17/08/2019, 06:39 WIB
Bupati Mimika Eltinus Omaleng mengukuhkan 35 anggota Paskibra tingkat Kabupaten Mimika IRSUL PANCA ADITRABupati Mimika Eltinus Omaleng mengukuhkan 35 anggota Paskibra tingkat Kabupaten Mimika

TIMIKA, KOMPAS.com - Lagu Syukur mengiringi anggota Paskibra saat mencium bendera Merah Putih. Tak sedikit, anggota Paskibra yang meneteskan air mata.

Suasana ruangan pun menjadi haru saat 35 anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) HUT ke-74 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Mimika, Papua, dikukuhkan oleh Bupati Eltinus Omaleng di Graha Eme Neme Yauware, Jumat (16/8/2019) malam.

Para Paskibra ini lalu membacakan sembilan ikrar. Salah satunya, komitmen menjaga ideologi negara, Pancasila.

Eltinus menuturkan, menjadi anggota Paskibra merupakan prestasi yang menunjukkan siswa-siswi tersebut sebagai generasi muda yang siap berperan dalam membangun bangsa dan negara, khususnya Mimika.

"Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Mimika yang memiliki keistimewaan yang patut kami banggakan karena dengan proses latihan yang cukup padat kalian dapat lalui dengan penuh semangat dan kesabaran demi mensukseskan pengibaran bendera Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 2019 di Kabupaten Mimika," kata Eltinus.

Ke-35 anggota Paskibra ini dilatih oleh 10 pelatih dari Detasemen Kavaleri - 3/ Srigala Ceta yang bermarkas di Mimika.

Menurut Ketua Tim Pelatih Lettu (Kav) Nicholas ABW, ke-35 anggota Paskibra ini terdiri dari 18 putra dan 17 putri. Mereka merupakan pelajar tingkat SMU/SMK sederajat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para anggota Paskibra ini sudah berlatih sejak enam minggu lalu dan mulai dikarantina sejak 13 Agustus.

"Seleksi Paskibra ini cukup ketat hingga akhirnya terpilih 35 orang terbaik," katanya.

Sementara itu, Isa Maria Boven terpilih sebagai pembawa baki bendera Merah Putih pada upacara pengibaran bendera 17 Agustus.

Isa merupakan putri Papua asal Kabupaten Sarmi dan bersekolah di SMA Negeri 4 Mimika. Isa lahir di Timika pada 7 Oktober 2003 dari pasangan Yance Boven dan Holipa.

"Saya tidak menyangka bisa terpilih jadi pembawa baki," katanya.

Isa mengaku ada perasaan gugup untuk menghadapi tugas besar yang akan dijalankan, namun dia optimistis bisa menjalankan tugas tersebut.

"Saya tetap optimistis bisa menjalankan tugas saya dengan lancar sampai selesai," tuturnya.

Sementara itu, Yohanes Imbiri, putra asal Suku Kamoro, terpilih untuk menjalankan tugas sebagai pengerek bendera.

Sedangkan dua pelajar SMA Taruna, Fitra Ramadhany Bahrir nantinya bertugas sebagai pembentang bendera. Ismail Ugar akan bertindak sebagai komandan kelompok.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X