Buaya yang Muncul di Pantai Belum Tertangkap, Ini Kata BKSDA Maluku

Kompas.com - 16/08/2019, 17:17 WIB
Kepala BKSDA Maluku, Muhktar Amin Ahmadi RAHMAT RAHMAN PATTYKepala BKSDA Maluku, Muhktar Amin Ahmadi

AMBON, KOMPAS.com - Upaya warga bersama petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku untuk menangkap seekor buaya yang meresahkan warga di kawasan Passo, Kecamatan Baguala, Ambon, belum juga membuahkan hasil.

Sejak lima hari setelah kemunculan hewan reptil itu di pantai Desa Passo, upaya penangkapan belum juga berhasil.

Padahal, warga bersama petugas BKSDA sudah melakukan pemantauan dan memasang jerat untuk menangkap buaya tersebut.

Kepala BKSDA Maluku Mukhtar Amin Ahmadi mengatakan, kawasan Passo dan beberapa sungai yang ada di wilayah tersebut bukan habitat buaya.

Selama ini, warga juga tidak pernah menemukan penampakan buaya di wilayah tersebut.

“Kita sudah turun ke lokasi dan beberapa sungai di sana, dan tidak ada habitat buaya di situ ternyata. Warga juga mengaku tidak pernah lihat buaya di situ selama ini,” kata Amin kepada Kompas.com, Jumat (16/8/2019).

Baca juga: Buaya di Laut Belum Berhasil Ditangkap, BKSDA Maluku Minta Warga Waspada

Menurut Amin, sungai dan laut di kawasan itu selama ini sangat ramai dengan aktivitas masyarakat.

Menurut Amin, ada dugaan buaya yang menggegerkan warga itu terdampar dari pulau lain atau peliharaan warga yang sengaja dilepas.

“Kalau dari ahli buaya dari teman kita, kemungkinan buaya itu terdampar dari pulau lain. Itu memungkinkan atau ada yang memelihara dan melepaskan karena tidak sanggup lagi member pakan," kata Amin.

Menurut Amin, pihaknya belum dapat memastikan apakah buaya itu jenis buaya muara atau buaya laut.

“Kita belum tahu jenisnya. Kalau buaya muara tidak bisa bertahan lama di laut, palingan hanya 1 jam untuk mencari makan. Kalau lebih akan mati, tapi kalau sudah ke darat, ini yang khawatir,” ujar Amin.

Amin meminta warga setempat agar tetap waspada, khususnya saat beraktifitas di malam hari.

Sebab, menurut Amin, buaya sangat aktif pada malam hari.

”Kepada masyarakat, kami minta tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat buaya itu,” kata Amin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Seorang Pria Ditodong Pistol Mainan Usai Antar Pacar, Ponsel dan Uang Raib, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Pria Ditodong Pistol Mainan Usai Antar Pacar, Ponsel dan Uang Raib, Pelaku Ditangkap

Regional
Mumpung Harga Cabai Rawit Rp 90.000 Per Kg, Petani Beramai-ramai Memanen meski Belum Matang

Mumpung Harga Cabai Rawit Rp 90.000 Per Kg, Petani Beramai-ramai Memanen meski Belum Matang

Regional
5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

Regional
Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Regional
Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Regional
Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Regional
Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Regional
Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

Regional
Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Regional
Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Regional
Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Regional
Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X