Anak-anak dari Pulau Komodo Tulis Surat untuk Presiden Jokowi

Kompas.com - 16/08/2019, 15:13 WIB
Foto : Anak-anak setempat saat melakukan aksi penolakan penutupan pulau Komodo oleh pemerintah, Kamis (15/8/2019).Dokumen warga pulau Komodo Foto : Anak-anak setempat saat melakukan aksi penolakan penutupan pulau Komodo oleh pemerintah, Kamis (15/8/2019).

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Rencana penutupan Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat penolakan oleh masyarakat setempat.

Penolakan itu tidak hanya datang dari orang-orang dewasa, tetapi juga anak-anak Pulau Komodo. 

Anak-anak yang ikut berunjuk rasa menolak rencana pemerintah menutup Pulau Komodo, kemudian menulis surat yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Tolak Dipindahkan, Warga Komodo Tuntut 6 Hal Termasuk Permintaan Maaf Gubernur NTT


Berikut isi surat dari anak-anak Pulau Komodo untuk Presiden Joko Widodo yang diterima Kompas.com, Jumat (16/8/2019).

Kepada yang kami cintai Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo 

Kami anak-anak Kampung Komodo mau menyampaikan kepada Bapak Presiden, bahwa kami sedang takut dan gelisah atas rencana pemerintah untuk memindahkan kami dan orang tua kami keluar dari Pulau Komodo. 

Saat ini, pendidikan kami terganggu dan orangtua kami terancam kehilangan mata pencarian untuk biaya pendidikan kami.

Karena itu, kami meminta Bapak Presiden untuk turun tangan menyelamatkan pendidikan dan masa depat kami, Ata Modo.

Terima kasih atas perhatian papak Presiden.

Salam hormat dari kami anak-anak pulau Komodo


Surat dari anak-anak Pulau Komodo tersebut kemudian diserahkan kepada tim terpadu dalam rangka Pengkajian Pengelolaan Taman Nasional Komodo Sebagai Kawasan Tujuan Wisata Alam Eksklusif di Kampung Komodo, Kamis, (15/8/19). 

Tim Terpadu itu datang mengunjugi Pulau Komodo sebagai bagian dari agenda untuk mengkaji pengelolaan kawasan Taman Nasional Komodo sebagai kawasan wisata Eksklusif.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Disabilitas Dilarang Beribadah di Masjid Raya Sumbar hingga Mengadu ke Wagup

Cerita di Balik Disabilitas Dilarang Beribadah di Masjid Raya Sumbar hingga Mengadu ke Wagup

Regional
3 Ruko Berisikan Mobil dan 'Sparepart' Hangus Terbakar

3 Ruko Berisikan Mobil dan "Sparepart" Hangus Terbakar

Regional
Yenny Wahid dan Mahasiswa Papua Kirimkan Salam Damai dari Makam Gus Dur

Yenny Wahid dan Mahasiswa Papua Kirimkan Salam Damai dari Makam Gus Dur

Regional
Jokowi Sebut Garam NTT Lebih Bagus dari Madura dan Australia

Jokowi Sebut Garam NTT Lebih Bagus dari Madura dan Australia

Regional
Pernyataan Unsur soal Mahasiswanya Jadi Tersangka Kasus 4 Polisi Terbakar

Pernyataan Unsur soal Mahasiswanya Jadi Tersangka Kasus 4 Polisi Terbakar

Regional
Buron 10 Bulan, Otak Pembunuhan Sopir Taksi 'Online' Ditembak Polisi

Buron 10 Bulan, Otak Pembunuhan Sopir Taksi "Online" Ditembak Polisi

Regional
Main Lilin di Loteng, Seorang Balita Tewas Terbakar

Main Lilin di Loteng, Seorang Balita Tewas Terbakar

Regional
Ketika Daerah Lain Ekonominya Masih Sulit, Semarang Malah Melejit

Ketika Daerah Lain Ekonominya Masih Sulit, Semarang Malah Melejit

Regional
Waspada Terhadap Jenis Kayu Bajakah yang Mengandung Racun

Waspada Terhadap Jenis Kayu Bajakah yang Mengandung Racun

Regional
Pembunuh Taruna ATKP Makassar Terima Vonis 10 Tahun Penjara

Pembunuh Taruna ATKP Makassar Terima Vonis 10 Tahun Penjara

Regional
Muntah-muntah Setelah Makan Bersama, 10 Santri Dilarikan ke Rumah Sakit

Muntah-muntah Setelah Makan Bersama, 10 Santri Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
28 Mantan Anggota DPRD Gunungkidul Belum Kembalikan Laptop, Alasannya Sibuk

28 Mantan Anggota DPRD Gunungkidul Belum Kembalikan Laptop, Alasannya Sibuk

Regional
 Jokowi Telepon, Ini Pesan untuk Gubernur Papua Barat Pasca-Kerusuhan Manokwari hingga Timika

Jokowi Telepon, Ini Pesan untuk Gubernur Papua Barat Pasca-Kerusuhan Manokwari hingga Timika

Regional
Kepala Sekolah di Lombok Timur Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kamar Mandi Hotel

Kepala Sekolah di Lombok Timur Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kamar Mandi Hotel

Regional
Buaya Muncul di Pantai Carocok Diduga karena Pembuangan Sisa Hewan Kurban

Buaya Muncul di Pantai Carocok Diduga karena Pembuangan Sisa Hewan Kurban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X