Kasus Pengibaran Bendera Bulan Bintang, Lima Mahasiswa di Aceh Dibebaskan

Kompas.com - 16/08/2019, 14:04 WIB
Lima mahasiswa yang distangkap polisi saat menjalani proses Pemeriksaa di Mapolresta Banda Aceh, Jum'at (16/08/2019) dinihari. KOMPAS.COM/TEUKU UMARLima mahasiswa yang distangkap polisi saat menjalani proses Pemeriksaa di Mapolresta Banda Aceh, Jum'at (16/08/2019) dinihari.

BANDA ACEH, KOMPAS. com - Lima orang mahasiswa yang sempat ditangkap Polisi dari Polresta Banda Aceh, akhirnya dibebaskan.

Kelima mahasiswa tersebut dibebaskan setelah menjalani pemeriksaan terkait kasus pengibaran bendera bulan bintang.

Adapun, kelima mahasiswa tersebut yakni, LH, IF, RA, Z, dan MS.

 


"Tadi malam lima mahasiswa telah dibebaskan sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, " kata Hermanto, pengacara yang mendampingi kelima mahasiswa saat diperiksa polisi, Jumat (16/8/2019).

Baca juga: Cerita Penjual Bendera, dari Garut ke Maumere hingga Meraup Rp 6 Juta Sehari

Hermanto mengatakan, kelima mahasiswa itu dibebaskan setelah menjalani proses pemeriksaan di Mapolresta Banda Aceh, terkait kericuhan dan pengibaran bendera bulan bintang saat aksi demonstrasi berlangsung.

"Mereka hanya diinterogasi oleh penyidik terkait kericuhan dan masalah bendera bulan bintang yang dikibarkan dalam aksi demonstrasi itu. Setelah diperiksa, mereka kembali dibebaskan, " kata Hermanto.

Kelima mahasiswa tersebut diduga melakukan provokasi hingga terjadinya kericuhan dengan petugas pengamanan dalam aksi demonstrasi.

Demo tersebut berlangsung pada hari peringatan 14 tahun perdamaian Aceh di kantor DPRA Aceh.

Mahasiswa menuntut agar pemerintah segera menuntaskan Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) dan butir-butir yang tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) Helsinki.

Mahasiswa juga mempersoalkan lambang dan bendera Aceh yang masih menjadi polemik.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tersangka Pabrik Narkoba di Tasikmalaya Dituntut Hukuman Mati

5 Tersangka Pabrik Narkoba di Tasikmalaya Dituntut Hukuman Mati

Regional
Warga Sleman Temukan Bayi Perempuan yang Baru Lahir 3 Hari di Pinggir Jalan

Warga Sleman Temukan Bayi Perempuan yang Baru Lahir 3 Hari di Pinggir Jalan

Regional
Kasus Bocah 11 Tahun Disandera Abu Sayyaf, Keluarga: Dia Ikut Pamannya Cari Ikan

Kasus Bocah 11 Tahun Disandera Abu Sayyaf, Keluarga: Dia Ikut Pamannya Cari Ikan

Regional
Sempat Padam 19 Jam, Listrik di Kalsel dan Kalteng Diklaim Sudah Pulih 85 Persen

Sempat Padam 19 Jam, Listrik di Kalsel dan Kalteng Diklaim Sudah Pulih 85 Persen

Regional
Salah Info soal Kakek Mati Kelaparan, Wagub Sulsel Tetap Minta Warga Miskin Diperhatikan

Salah Info soal Kakek Mati Kelaparan, Wagub Sulsel Tetap Minta Warga Miskin Diperhatikan

Regional
Terseret Ombak Pantai Sawarna Banten, 1 Wisatawan Jakarta Tewas

Terseret Ombak Pantai Sawarna Banten, 1 Wisatawan Jakarta Tewas

Regional
'Selfie' di Atas Jembatan Gantung di Bengkulu Berujung Maut, 10 Orang Tewas Terseret Banjir

"Selfie" di Atas Jembatan Gantung di Bengkulu Berujung Maut, 10 Orang Tewas Terseret Banjir

Regional
Warga Semarang Tolak Tempat Pembuangan Sampah yang Dekat dengan Permukiman

Warga Semarang Tolak Tempat Pembuangan Sampah yang Dekat dengan Permukiman

Regional
Bantu Hiu Paus yang Terdampar di Pantai, Warga: Kami Tolong karena Masih Hidup

Bantu Hiu Paus yang Terdampar di Pantai, Warga: Kami Tolong karena Masih Hidup

Regional
Pria di Semarang Masih Hidup meski Sudah Terpental Ditabrak Kereta

Pria di Semarang Masih Hidup meski Sudah Terpental Ditabrak Kereta

Regional
Listrik Padam Lebih dari 19 Jam, Gubernur Kalsel Minta PLN Percepat Perbaikan

Listrik Padam Lebih dari 19 Jam, Gubernur Kalsel Minta PLN Percepat Perbaikan

Regional
Harapan Ridwan Kamil pada Gebrakan Rektor Baru ITB Reini Wirahadikusumah

Harapan Ridwan Kamil pada Gebrakan Rektor Baru ITB Reini Wirahadikusumah

Regional
Wi-Fi Gratis di Masjid, Menyusul di Tempat Ibadah Lainnya

Wi-Fi Gratis di Masjid, Menyusul di Tempat Ibadah Lainnya

Regional
Ancam Satwa Endemik, Walhi Imbau Izin 9 Perusahaan HTI Ditinjau Ulang

Ancam Satwa Endemik, Walhi Imbau Izin 9 Perusahaan HTI Ditinjau Ulang

Regional
Titik Terang Identitas Kerangka Manusia di Sofa Rumah Kosong Bandung: Pria Paruh Baya, Ras Asia

Titik Terang Identitas Kerangka Manusia di Sofa Rumah Kosong Bandung: Pria Paruh Baya, Ras Asia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X