BPOM Kepri Amankan Kosmetik Ilegal Rp 168,6 Juta dari 2 Mal

Kompas.com - 16/08/2019, 11:01 WIB
Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) kembali menyita 147 item dan 8432 pcs kosmetik ilegal yang ada di sejumlah pusat perbelanjaan di Batam, yakni Plaza Avava dan Plaza Botania I. BPOM KEPRIBalai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) kembali menyita 147 item dan 8432 pcs kosmetik ilegal yang ada di sejumlah pusat perbelanjaan di Batam, yakni Plaza Avava dan Plaza Botania I.

BATAM, KOMPAS.com - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) kembali menyita 147 item dan 8.432 kotak kosmetik ilegal yang ada di sejumlah pusat perbelanjaan di Batam, yakni Plaza Avava dan Plaza Botania I.

Kosmetik ilegal itu didapat dari 22 toko yang ada di dua pusat perbelanjaan tersebut.

Kepala BPOM Kepri Yosef Dwi Irwan mengatakan, razia tersebut dilakukan serentak di seluruh Indonesia yang merupakan intensifikasi pengawasan kosmetik atau penertiban pasar dalam negeri.

Dari penertiban itu, Yosef mengatakan pihaknya berhasil menyita 147 item atau 8.432 kotak kosmetik ilegal dari 22 konter di Plaza Avava dan Plaza Botania I.

Baca juga: BBPOM Medan Gerebek Rumah Penyimpanan Ribuan Obat dan Kosmetik Ilegal

Di antaranya kosmetik tanpa izin edar ada 125 item dengan jumlah 8.380 kotak.

Kemudian obat tradisional tanpa izin edar 16 item dengan jumlah 46 kotak, obat tanpa izin edar 3 item dengan jumlah 3 kotak serta suplemen kesehatan tanpa izin edar 3 item dengan jumlah 3 kotak.

"Dari jumlah 147 item atau 8.432 pcs kosmetik ilegal yang diamankan, nilai ekonominya mencapai Rp 168,6 juta," kata Yosef melalui telapon, Jumat (16/8/2019).

Yosef mengaku kegiatan ini akan tetap terus berlanjut. Tidak hanya di ritel-ritel modern, tapi juga di pasar tradisional.

Namun di Batam, kosmetik ilegal atau tanpa izin edar trennya berada di pusat perbelanjaan modern.

Yosef menjelaskan, temuan ilegal ini asalnya masih belum diketahui.

Baca juga: Via Vallen Dan Nella Kharisma Absen, Sidang Kosmetik Ilegal 3 Kali Ditunda

Meskipun dari label yang tertera di kotak tersebut kebanyakan dari luar, namun bisa saja diproduksi di Batam.

"Staf BPOM Kepri masih melakukan pengembangan untuk memastikan asal muasal kosmetik dan obat ilegal serta tanpa izin edar ini," pungkas Yosef.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X