Paksa Kibarkan Bendera Bulan Bintang di Halaman Kantor DPRA, 5 Mahasiswa Ditangkap

Kompas.com - 15/08/2019, 23:16 WIB
Lima mahasiswa yang ditangkap polisi karena diduga melempar dan memprofokasi hingga terjadi kerusahan di DPRA sedang diperiksa di rang reskrim polresta banda aceh, Kamis (15/08/2019).KOMPAS.COM/TEUKU UMAR Lima mahasiswa yang ditangkap polisi karena diduga melempar dan memprofokasi hingga terjadi kerusahan di DPRA sedang diperiksa di rang reskrim polresta banda aceh, Kamis (15/08/2019).

 

BANDA ACEH, KOMPAS.com- Polresta Banda Aceh mengamankan lima orang mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi bertepatan peringatan 14 tahun Perdamaian Aceh (MOU Helsinki) di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).  

Aksi puluhan mahasiswa itu sebelumnya mendesak DPRA untuk menyelesaikan masalah kekhususan Aceh, termasuk lambang dan bendera bulan bintang yang belum disahkan.

“Aksi mahasiswa itu sebenarnya tanpa izin, kemudian anggota kami tadi di lapangan memfasilitasi mereka melakukan aksi dengan damai dan kordinatornya membuat pernyataan tidak menaikkan bendera bulan bintang,” kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto, saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (15/8/2019).


Baca juga: Bolehkah Bendera Bulan Bintang Dikibarkan dalam Kampanye?

Menurut Trisno, lima orang mahasiswa diamankan setelah mereka melempar petugas dan memprovokasi hingga terjadi saling dorong antara pendemo dan polisi.

Mahasiswa memaksa ingin menurunkan bendera merah putih dan menggantikan dengan bendera bulan bintang di tiang halaman kantor DPRA.

“Tadi sekitar pukul 16.00 WIB saat petugas mau shalat, mahasiswa tiba-tiba lari ke tiang bendera ingin menurunkan bendera merah putih dan menaikkan bendera bulan bintang di tiang depan DPRA,” katanya.

Baca juga: Bendera Bulan Bintang Warnai Kampanye Akbar Partai Aceh

Masih kata Trisno, lima orang mahasiwa yang diduga melakukan melempar dan memprovokasi hingga terjadi kericuhan itu saat ini sedang diperiksa di Mapolresta Banda Aceh.

"Kalau nantinya selesai selama waktu 1 x 24 jam pemeriksaan tidak ada tindak pidana ya kita pulangkan,” ujar Trisno. 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Regional
Warga Panik, Kebakaran Hutan Merembet ke Permukiman

Warga Panik, Kebakaran Hutan Merembet ke Permukiman

Regional
Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Regional
Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Regional
Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Regional
Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Regional
Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Regional
30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

Regional
Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Regional
Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Regional
Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

Regional
Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Regional
Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Regional
Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X