Bupati Pamekasan Usul Pelantikan DPRD Dilakukan di Desa Terpencil

Kompas.com - 15/08/2019, 23:12 WIB
Baddrut Tamam, Bupati Pamekasan mengusulkan pelantikan anggota dewan terpilih periode 2019-2021 agar dilantik di desa terpencil agar bisa membantu desa tersebut maju. KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMANBaddrut Tamam, Bupati Pamekasan mengusulkan pelantikan anggota dewan terpilih periode 2019-2021 agar dilantik di desa terpencil agar bisa membantu desa tersebut maju.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Pelantikan 45 anggota DPRD Pamekasan periode 2019-2024, diusulkan agar dilaksanakan di salah satu desa terpencil di Kabupaten Pamekasan.

Usulan ini disampaikan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Kamis (15/8/2019).

Usulan tempat desa terpencil itu bertujuan agar semua anggota dewan yang terpilih bisa memperjuangkan desa tersebut dari terpencil menjadi desa maju. 

Baca juga: 7 Cerita Unik Pelantikan Anggota DPRD, SK Gubernur Jateng Telat hingga Azan untuk Usir Bisikan Setan

Menurut Baddrut, ide pelantikan anggota dewan tersebut berdasarkan masukan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pamekasan. Desa yang dituju yakni Desa Tanjung, Kecamatan Pegantenan. Di desa ini, setiap musim kemarau selalu kekurangan air bersih. 

"Sebetulnya ada beberapa usulan terkait pelantikan anggota dewan. Ada yang di desa terpencil dan ada yang mengusulkan di tambak garam," ucapnya kepada sejumlah wartawan. 

Sekretaris PKB Jawa Timur menambahkan, ketua partai yang lain diharapkan bisa memberikan masukan terkait dengan rencana tersebut.

Namun, pihaknya tetap memasrahkan sepenuhnya kepada panitia jika ada ide lain. Misalnya ada usulan di pendapa, di luar pendapa atau dimana saja. 

"Ayo partai-partai ini berembuk dimana kira-kira tempat yang bagus," tambahnya. 

Baca juga: Soal Pengumuman Kabinet, Jokowi: Bisa Agustus, Bisa Oktober Saat Pelantikan

Sementara itu, Sekretaris Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan, Muksin, sependapat dengan Baddrut Tamam.

Namun, desa yang dipilih merupakan desa yang lokasinya berada di tenga-tengah kabupaten Pamekasan. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Regional
2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

Regional
Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Regional
Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
3 Sungai Meluap, Kota Bandung Diterjang Banjir, Kendaraan Terbawa Arus

3 Sungai Meluap, Kota Bandung Diterjang Banjir, Kendaraan Terbawa Arus

Regional
Staf KPU Wonogiri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel di Solo

Staf KPU Wonogiri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel di Solo

Regional
7 Fakta Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Viral di Medsos hingga Berujung Permohonan Maaf

7 Fakta Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Viral di Medsos hingga Berujung Permohonan Maaf

Regional
Zona Merah di Banjarmasin Tersisa Satu Kelurahan

Zona Merah di Banjarmasin Tersisa Satu Kelurahan

Regional
BKSDA Jember Evakuasi Dua Ekor Kucing Hutan di Kaki Gunung Argopuro

BKSDA Jember Evakuasi Dua Ekor Kucing Hutan di Kaki Gunung Argopuro

Regional
Mbo Gentong, Pelestari Adat Kelahiran Anak Suku Bajau di Teluk Tomini

Mbo Gentong, Pelestari Adat Kelahiran Anak Suku Bajau di Teluk Tomini

Regional
Siswi SMP di Lombok yang Dinikahi Remaja 17 Tahun: Saya Tahu Masih Sekolah...

Siswi SMP di Lombok yang Dinikahi Remaja 17 Tahun: Saya Tahu Masih Sekolah...

Regional
498 Santri di Cilacap Sembuh dari Covid-19, Sisa 4 yang Masih Dirawat

498 Santri di Cilacap Sembuh dari Covid-19, Sisa 4 yang Masih Dirawat

Regional
Video Viral Pelajar SMP Tewas Terperosok ke Gorong-gorong di Cimahi

Video Viral Pelajar SMP Tewas Terperosok ke Gorong-gorong di Cimahi

Regional
Aktivis Anti Kekerasan Seksual Jateng Minta DPR Masukkan RUU PKS ke Prolegnas Prioritas 2021

Aktivis Anti Kekerasan Seksual Jateng Minta DPR Masukkan RUU PKS ke Prolegnas Prioritas 2021

Regional
Diduga Jadi Korban Arisan dan Investasi Fiktif Beromzet Rp 200 Juta, Ibu-ibu Laporkan Istri Polisi

Diduga Jadi Korban Arisan dan Investasi Fiktif Beromzet Rp 200 Juta, Ibu-ibu Laporkan Istri Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X