Balita 14 Bulan yang Ditemukan Bersama Jenazah Ayahnya Dibawa Keluarga

Kompas.com - 15/08/2019, 15:41 WIB
Ilustrasi bayi Roman Sorkin/ShutterstockIlustrasi bayi

JEMBER, KOMPAS.com - Balita berinisial N (14 bulan), yang ditemukan berada di samping jenazah ayahnya, Aan Junaidi alias Fauzi, warga Perumahan Kaliwining Asri, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, akhirnya dibawa keluarga ke Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (15/08/2019).

Bayi N dibawa Setiyati, kakak kandung dari ibu balita tersebut.

“Jadi, adik saya ibu dari balita ini bernama Sulastri, dan dia memang saat ini jadi TKW di Taiwan,” ungkap Setiyati, saat ditemui di Kantor Desa Kaliwining, Kamis.

Setiyati mengaku, baru dikabari adiknya dari Taiwan, Kamis dini hari tadi pukul 02.00 WIB, dan dia langsung berangkat ke Jember.

Baca juga: Kisah Juan, Anak Balita Ditinggal Orangtua Bercerai hingga Tewas Terbakar

“Saya dikabari dini hari tadi jam 02.00 WIB. Saat itu, adik saya telepon dan dia mengabari kalau suaminya meninggal dunia, dan dia minta agar anaknya dibawa saya untuk dirawat,” ujar dia, dengan mata berkaca- kaca.

Menurut Setiyati, adiknya tersebut berangkat kerja ke Taiwan sekitar enam bulan yang lalu. Tetapi baru bekerja sekitar tiga bulan yang lalu.

“Jadi, kan masih di penampungan dulu, dan adik saya baru bekerja tiga bulan di Taiwan. Sebenarnya mau pulang, tetapi belum mendapat izin,” ujar dia.

Setiyati bersama keluarganya mengaku sempat kebingungan mencari alamat rumah adiknya di Jember.

“Kami belum pernah sampai ke rumahnya, karena baru pindah ke perumahan. Tadi sempat kebingungan, dan alhamdulillah akhirnya ketemu. Ini setelah proses penyerahan dari berbagai pihak, langsung saya bawa ke Banyuwangi,” kata dia.

Dari pantauan Kompas.com di lapangan, proses penyerahan balita berinisial N tersebut dilakukan di kantor desa setempat dengan melibatkan sejumlah pihak, seperti kepolisian, pemerintah desa dan kecamatan, serta tim kesehatan.

Baca juga: Balita yang Selamat dari Kecelakaan Karawaci Datang ke Pemakaman Ibunya

“Jadi, sebelum diserahkan ke pihak keluarga ibu balita ini, kami periksa dulu kondisi kesehatan balitanya di Puskemas Rambipuji. Kami harus pastikan betul kondisinya,” kata Pj Kepala Desa Kaliwining, Sugeng Hariadi.

Sebelumnya, seorang N ditemukan warga Perumahan Kaliwining Asri, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember Jawa Timur, dalam kondisi cukup mengenaskan, Rabu (14/8/2019) sore.

Bayi tersebut ditemukan berada di samping mayat orangtuanya, Aan Junaidi alias Fauzi, yang diperkirakan sudah meninggal tiga hari yang lalu. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Regional
UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

Regional
Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Regional
Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X