Lucu, Pejabat Setingkat Camat "Gaptek" Pakai Komputer Saat Ujian Lelang Jabatan

Kompas.com - 15/08/2019, 15:34 WIB
Sebanyak 51 pejabat ikuti tes tulis makalah untuk open bidding atau lelang jabatan di SMAN 1 Sumedang, Kamis (15/8/2019). KOMPAS.com/AAM AMINULLAHSebanyak 51 pejabat ikuti tes tulis makalah untuk open bidding atau lelang jabatan di SMAN 1 Sumedang, Kamis (15/8/2019).

SUMEDANG, KOMPAS.com - Sebanyak 51 pejabat mengikuti open bidding untuk menempati delapan posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Sumedang, Kamis (15/8/2019).

Hari ini, open bidding memasuki tahap tes penulisan makalah. Pelaksanaan tes dilakukan di SMAN 1 Sumedang.

Uniknya, ternyata banyak pejabat setingkat camat, kepala bagian yang mengikuti tes penulisan makalah ini gaptek menggunakan perangkat komputer masa kini.

Pantauan Kompas.com, di dalam ruangan ujian, banyak pejabat yang tampak kebingungan menggunakan perangkat komputer.

Baca juga: Berkat Lelang Jabatan, Camat ini Jadi Kabiro Kesra Setda Jateng

 

Beberapa di antaranya juga terlihat ada yang menggunakan jurus sebelas jari alias dua jari telunjuk.

Namun, 51 peserta ujian yang berasal Ciamis, Cirebon, Bandung, BPKP Pusat ini tetap serius mengerjakaan soal ujian berupa makalah tersebut.

"Kalau bahan makalahnya sudah ada di kepala, cuma sedikit gagap menggunakan komputer. Gagap di mesin ketik (keyboard)," ujar salah seorang peserta open bidding asal Sumedang kepada Kompas.com saat keluar ruangan untuk istirahat sejenak, Kamis.

Bisa dimaklumi

Sebanyak 51 pejabat ikuti tes tulis makalah open bidding di SMAN 1 Sumedang, Kamis (15/8/2019). KOMPAS.com/AAM AMINULLAH Sebanyak 51 pejabat ikuti tes tulis makalah open bidding di SMAN 1 Sumedang, Kamis (15/8/2019).
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumedang sekaligus panitia pelaksana open bidding, Endi Ruslan mengakui jika ada beberapa pejabat yang menjadi peserta terlihat gagap dalam mengoperasionalkan komputer. Khususnya saat mengetik naskah makalah.

"Iya terlihat ada yang gagap. Tapi bisa dimaklumi karena alat ketik atau komputer zaman dulu dengan zaman sekarang itu beda jauh. Dulu bahkan ada yang masih pakai mesin ketik manual, belum komputer, jadi mungkin gagap juga mereka. Tapi secara umum pelaksanaannya lancar," sebutnya kepada Kompas.com.

Baca juga: Lelang Jabatan Kepala Dinas, Ridwan Kamil Libatkan KPK hingga BIN

Endi menyatakan, sebelum pelaksanaan tes tulis makalah hari ini, pihaknya telah menginformasikan terkait penulisan makalah ini.

"Sudah, pasti sebelumnya mereka (peserta) kursus (Operasionalkan Komputer) dulu selama seminggu kemarin," ucapnya.

Endi menuturkan, sebelum ujian penulisan makalah hari ini, 51 pejabat telah mengikuti mengikuti assesment di Lembaga Administrasi Negara.

Endi menyebutkan, nantinya, 51 peserta open bidding ini akan memperebutkan 8 JPTP di lingkungan Pemkab Sumedang.

Yaitu kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga; kepala Dinas Pendidikan; kepala Dinas PUPR; Kepala Bappppeda; kepala Satpol PP, Damkar dan Linmas; kepala Dinas Kesehatan, Dirut RSUD Sumedang; dan Staf Ahli di lingkungan Pemkab Sumedang. AAM AMINULLAH



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukun Beranak Bawa Kabur Bayi Hasil Aborsi Saat Sang Ibu Pendarahan

Dukun Beranak Bawa Kabur Bayi Hasil Aborsi Saat Sang Ibu Pendarahan

Regional
Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Regional
Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Regional
Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Regional
Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Regional
Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Regional
Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Regional
Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Regional
Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Regional
Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Regional
Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Regional
Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Regional
Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X