Pria Ini Diberi Potongan Tumpeng Pertama oleh Gus Mus, Sebelum Susi dan Mahfud MD

Kompas.com - 15/08/2019, 12:07 WIB
Guru SD Gus Mus, Achmad Rifai, saat menerima potongan nasi tumpeng. KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN SLAMET PRIYATINGuru SD Gus Mus, Achmad Rifai, saat menerima potongan nasi tumpeng. KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN

KENDAL, KOMPAS.com - Achmad Rifai (86), adalah orang pertama yang diberi potongan nasi tumpeng oleh Mustofa Bisri atau Gus Mus, dalam acara 75 tahun Gus Mus di Sam Poo Kong, Semarang, Rabu (14/8/2019).

Setelah Achmad Rifai, penerima potongan nasi tumpeng berikutnya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan mantan ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD.

Lantas, siapakah Achmad Rifai yang mendapat keistimewaan dari Gus Mus?

Achmad Rifai adalah guru Gus Mus ketika duduk di bangku kelas VI Sekolah Rakyat (SR) Kutoharjo, Rembang.

Ia mengajar Gus Mus pada 1956.

Saat Gus Mus duduk di bangku kelas VI, menurut Achmad Rifai, Gus Mus adalah siswa yang baik.

Gus Mus disebut juga sebagai siswa yang pintar, rajin dan sopan.

Menurut Achmad, setiap hari Gus Mus selalu masuk kelas lebih awal dibandingkan teman-temannya.

Achmad Rifai mengaku tidak heran, kalau kemudian hari muridnya itu menjadi pria yang dikenal dan dihormati banyak orang.

“Kalau dulu, siswa sebelum masuk ke kelas, harus anteng-antengan. Nah, Gus Mus itu yang selalu paling anteng, sehingga dia masuk ke kelas lebih dulu,” kata Achmad Rifai.

Baca juga: Tolong Sampaikan ke Pak Jokowi, Gus Mus Mendukung Bu Susi...

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswi SMP Tinggal di Bekas Kandang Ayam: Saya Ingin Kerja dan Membelikan Ibu Rumah

Siswi SMP Tinggal di Bekas Kandang Ayam: Saya Ingin Kerja dan Membelikan Ibu Rumah

Regional
Tiga ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

Tiga ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

Regional
Penjelasan Kadis Pariwisata soal Ratusan Wisatawan China Berkunjung ke Sulut

Penjelasan Kadis Pariwisata soal Ratusan Wisatawan China Berkunjung ke Sulut

Regional
Detik-detik Rombongan Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara, 2 Tewas dan 5 Hilang, Berawal dari Main Bola

Detik-detik Rombongan Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara, 2 Tewas dan 5 Hilang, Berawal dari Main Bola

Regional
Kantor PDI-P Cianjur Dilempar Bom Molotov Dini Hari, Ini Kata Ketua DPC

Kantor PDI-P Cianjur Dilempar Bom Molotov Dini Hari, Ini Kata Ketua DPC

Regional
Sejak Masa Adaptasi Kebiasaan Baru, Kasus Covid-19 di Gorontalo Melonjak 300 Persen

Sejak Masa Adaptasi Kebiasaan Baru, Kasus Covid-19 di Gorontalo Melonjak 300 Persen

Regional
Warga Temukan Kerangka Manusia di Lokasi Kebakaran Hutan Baluran

Warga Temukan Kerangka Manusia di Lokasi Kebakaran Hutan Baluran

Regional
Kronologi 7 Orang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Bantul

Kronologi 7 Orang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Bantul

Regional
Permudah Belajar Online, Universitas Andalas Dirikan Kampus Desa

Permudah Belajar Online, Universitas Andalas Dirikan Kampus Desa

Regional
Pencarian 5 Korban Hilang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Diperluas

Pencarian 5 Korban Hilang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Diperluas

Regional
Kronologi Terbongkarnya Kepala Sekolah Lecehkan Guru TK di Ruangannya, Korban Berhasil Melarikan Diri

Kronologi Terbongkarnya Kepala Sekolah Lecehkan Guru TK di Ruangannya, Korban Berhasil Melarikan Diri

Regional
4 ASN Positif Covid-19, Kantor Sekretariat Pemkab Blitar Tutup

4 ASN Positif Covid-19, Kantor Sekretariat Pemkab Blitar Tutup

Regional
KA Lokal Merak-Rangkasbitung Kembali Beroperasi 9 Agustus, Ini Jadwalnya

KA Lokal Merak-Rangkasbitung Kembali Beroperasi 9 Agustus, Ini Jadwalnya

Regional
Rapid Test Reaktif, Ibu yang Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis Mengaku Kecewa karena Bayinya Meninggal

Rapid Test Reaktif, Ibu yang Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis Mengaku Kecewa karena Bayinya Meninggal

Regional
Pemkot Bengkulu Beri Kuota Internet Gratis untuk Siswa dan Guru SMP

Pemkot Bengkulu Beri Kuota Internet Gratis untuk Siswa dan Guru SMP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X