Istri Driver Ojol yang Tewas Mengenaskan di Madiun Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Kompas.com - 15/08/2019, 10:22 WIB
ISTRI KORBAN--Inilah Mira Hepi, istri Darwin Susanto, driver ojol yang jasadnya ditemukan tewas mengenaskan di kamar kontrakannya saat diamankan di Polres Madiun. Polisi menduga korban dibunuh hingga kepalanya bersimbah darah. KOMPAS.COM/Dokumen Polres MadiunISTRI KORBAN--Inilah Mira Hepi, istri Darwin Susanto, driver ojol yang jasadnya ditemukan tewas mengenaskan di kamar kontrakannya saat diamankan di Polres Madiun. Polisi menduga korban dibunuh hingga kepalanya bersimbah darah.

MADIUN, KOMPAS.com — Tim Penyidik Satreskrim Polres Madiun terpaksa membawa MH,  istri driver ojol Darwin Susanto yang ditemukan tewas mengenaskan, ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr Soeroto Kabupaten Ngawi.

Pasalnya saat diperiksa penyidik, MH terkesan memberikan keterangan ngawur dan tidak fokus.

"Kemarin kami bawa ke rumah sakit jiwa di Ngawi untuk diperiksa kejiwaanya. Saat diperiksa Mira memberikan keterangan ngawur dan tidak fokus," kata Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono yang dikonfirmasi Kompas.com, Kamis ( 15/8/2019) pagi.

Ruruh mengatakan sampai saat ini MH didampingi psikiater dan tim penyidik Polres Madiun masih berada di RSJ Dr Soeroto Ngawi.

Baca juga: Saat Diamankan, Istri Driver Ojol yang Dibunuh di Madiun Melawan

 

MH akan dibawa kembali ke Madiun setelah kondisi jiwanya stabil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelum kejadian yang menimpa suaminya, MH disebut memiliki riwayat pernah dirawat di rumah sakit jiwa di Ngawi dan Nganjuk.

Bahkan terakhir, MH masih mendapatkan pengobatan dari dokter di RSJ Ngawi.

Menurut Ruruh, keterangan istri korban ini menjadi penting untuk mengungkap pelaku pembunuhan suaminya, Darwin Susanto. 

Selain MH, polisi sudah memeriksa beberapa saksi dan hasil otopsi jenazah korban.

Baca juga: Pembunuhan Driver Ojol di Madiun, Istri Korban Diperiksa sebagai Saksi

Istri sempat menghilang

Diberitakan sebelumnya, pascapenangkapan istri korban, penyidik Satreskrim Polres Madiun belum menetapkan tersangka kasus pembunuhan Darwin Susanto (35), driver ojek online (ojol) yang jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Kapasitas MH, istri Darwin Susanto masih sebagai saksi setelah ditangkap di kota pahlawan, Surabaya, Jawa Timur.

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono yang dikonfirmasi Kompas.com, Selasa ( 13/8/2019) menyatakan sampai saat ini polisi masih terus memeriksa MH lantaran menghilang setelah jasad suaminya ditemukan tewas bersimbah darah.

"Yang bersangkutan Mira masih diperiksa sebagai saksi," kata Ruruh.

Ruruh menjelaskan saat ini polisi fokus memeriksa MH terkait kematian Darwin Susanto yang ditemukan tewas di kamar ruko kontrakan di Caruban, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. 

Baca juga: Driver Ojol Tewas Mengenaskan, Istri yang Menghilang Ditangkap di Surabaya



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X