Respon Emil Dardak Saat Namanya Disebut Calon Ketua Demokrat Jatim

Kompas.com - 15/08/2019, 09:55 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Rakor BPBD di Kota Malang, Rabu (13/3/2019) KOMPAS.com/ANDI HARTIKWakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Rakor BPBD di Kota Malang, Rabu (13/3/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak memberikan tanggapan soal namanya yang masuk dalam bursa calon ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur pengganti Soekarwo.

Suami Arumi Bachsin itu mengaku hanya menjalankan amanah menjadi eksekutif di Pemprov Jawa Timur.

"Belum ada komunikasi, saya hanya menjalankan amanah di eksekutif," kata mantan Bupati Trenggalek itu, Kamis (15/8/2019).

Dia mengaku enggan menanggapi hal yang bersifat wacana, yang pasti kata Emil, dalam kapasitasnya sebagai wakil gubernur Jatim, dia siap bersinergi dengan semua pihak termasuk partai politik.

Baca juga: Namanya Masuk Bursa Calon Ketua Demokrat Jatim, Khofifah Menolak

Seperti diberitakan, nama Emil Elistianto Dardak dan Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim disebut sebagai calon potensial Ketua DPD Partai Demokrat Jatim pengganti Soekarwo yang saat ini menjabat Komisaris Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Kemarin, Khofifah jelas menolak karena sebagai Gubernur Jatim dia memiliki kepentingan untuk menjaga jarak yang dekat dengan semua elemen strategis seperti ormas dan partai. Khofifah justru mendukung Emil jika memang ikut dalam kontestasi. 

Kurang pas

Namun di mata pengamat politik Universitas Airlangga Surabaya, Hari Fitrianto, figur Emil Dardak kurang pas jika menjadi pimpinan parpol.

"Emil Dardak tipikal pemimpin milenial yang lebih mengedepankan kerja-kerja kolaboratif daripada instruktif. Tidak akan optimal jika memimpin partai," katanya dikonfirmasi terpisah.

Pemimpin millenial seperti Emil Dardak menurutnya juga tidak akan maksimal jika bekerja di tempat yang bukan "passion"nya. Karena salah satu ciri generasi milenial, akan lebih transformatif ketika bekerja sesuai "passion" nya.

Baca juga: Soekarwo Disebut Mundur dari Ketua Demokrat Jatim, Nama-nama Penggantinya Bermunculan

Partai Demokrat Jatim sebaiknya dipimpin oleh kader organik dari partai. Partai Demokrat di Jatim ke depan memiliki tantangan yang mampu menjawab perkembangan zaman.

"Jadi yang lebih dibutuhkan Partai Demokrat Jatim saat ini bukan hanya pemimpin muda yang visioner namun, pemimpin yang merupakan kader organik partai yang paham betul karakter partainya, sehingga bisa optimal menggerakkan mesin partai," jelasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.