Cerita Tanggal Tua di Kantin Jatinangor, Sembunyikan Lauk hingga Lupa Bayar

Kompas.com - 15/08/2019, 08:30 WIB
Kantin Jatinangor berada di Jalan Jatinangor 194 Sumedang. Kantin ini menjadi idola mahasiswa karena harganya yang miring. KOMPAS.com/RENI SUSANTIKantin Jatinangor berada di Jalan Jatinangor 194 Sumedang. Kantin ini menjadi idola mahasiswa karena harganya yang miring.

SUMEDANG, KOMPAS.com – Kisah kehidupan mahasiswa selalu menarik untuk dibahas. Tak terkecuali kehidupan mahasiswa di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Salah satu kampus yang cukup terkenal di sini adalah Universitas Padjajaran ( Unpad).

Cerita tentang mahasiswa di Jatinangor tak cuma soal kreativitas, inovasi atau kisah cinta.

Kepedihan karena keterbatasan uang juga menjadi cerita yang menarik didengar. Apalagi mengetahui perjuangan mereka saat orangtua di kampung halaman telat mengirimkan uang.


Biasanya, selalu ada saja strategi mahasiswa yang dilakukan untuk bertahan hidup di kantin-kantin sekitar kampus.

Meminjam uang kepada teman seperjuangan adalah hal yang paling pertama dilakukan.

Namun, jika sudah terlalu sering dan tak punya pilihan lain, mahasiswa biasanya melancarkan berbagai upaya demi bisa menikmati sepiring nasi dengan lauk pauk.

“Kalau akhir bulan, ada saja mahasiswa yang menumpuk (menyembunyikan) lauk di balik nasi,” ujar Mohamad Fajar Hariadi, anak pemilik Kantin Jatinangor ( Kanjat) saat berbincang dengan Kompas.com, pada Agustus 2019.

Fajar mengatakan, karena konsep kantinnya parasmanan, mahasiswa bebas mengambil sendiri nasi, lauk pauk, maupun sayurnya sendiri.

Sebelum mengambil nasi, biasanya ada mahasiswa yang menyimpan lauknya terlebih dahulu kemudian ditutup nasi baru dituang sayur.

“Tapi ujungnya kan dibungkus, jadi tetap terlihat oleh kasir,” kata Fajar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Regional
Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Regional
Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Regional
Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Regional
Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Regional
Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Regional
Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Regional
Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Regional
Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Regional
Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Regional
Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Regional
Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Regional
103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

Regional
Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Regional
Muncul Gerakan 'Save Babi', Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Muncul Gerakan "Save Babi", Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X