5 Fakta Keluarga yang Pertama Kali Buktikan Khasiat Kayu Bajakah, Sembuhkan Kanker hingga Sempat Ditolak

Kompas.com - 15/08/2019, 06:52 WIB
Daldin, Ayah dari Yazid, salah satu siswa yang memiliki ide awal Kayu Bajakah sebagai penyembuh kanker KOMPAS.com/KURNIA TARIGANDaldin, Ayah dari Yazid, salah satu siswa yang memiliki ide awal Kayu Bajakah sebagai penyembuh kanker

KOMPAS.com - Batang pohon tunggal atau dalam bahasa dayak disebut dengan bajakah kini menjadi pembahasan dan diburu oleh banyak orang.

Nama bajakah dikenal banyak orang setelah siswa SMA N 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah, meraih Gold Award The Cancer Medicine from Nature dalam ajang World Invention Olympic (Wico) di Seoul, Korea Selatan.

Sebelum dikenal publik, kayu bajakah sudah terlebih dahulu dikenal secara turun-temurun di keluarga Yazid, yang merupakan salah satu siswa dalam tim SMAN 2 Palangkaraya.

Kayu bajakah itu sudah menyembuhkan nenek Yazid yang 40 tahun lalu sempat divonis dokter menderita kanker payudara stadium empat.

Namun, tidak mudah bagi Yazid untuk mengenalkan kayu bajakah ke publik, ia mendapat penolakan dari orangtuanya karena takut akan eksploitasi dan merusak hutan.

Yazid pun meyakinkan orangtunya untuk membantu banyak orang yang menderita kanker dengan kayu bajakah yang sudah digunakan keluarganya sejak turun menurun.

Akhirya orangtua Yazid, Daldin, pun memberikan ijin kepada anaknya untuk membukanya ke publik.

Berikut ini fakta keluarga yang buktikan khasiat kayu bajakah sembuhkan kanker:

1. Divonis kanker stadium empat

Ilustrasi kankerBet_Noire Ilustrasi kanker

Daldin, ayah Yazid yang saat itu tinggal di Kuala Kurun, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, menceritakan kondisi nenek Yazid saat menderita kanker payudara sangat mengkhawatirkan, seakan tidak ada harapan bagi keluarga.

Pasalnya, kanker yang diderita sang nenek sudah sangat parah hingga mengeluarkan nanah.

“Sekitar 40 tahun lalu, saya tidak ingat persisnya kapan, ibu saya menderita kanker payudara dan kondisi itu berjalan selama 10 tahun, bahkan sempat divonis kanker stadium empat,” kata Daldin kepada Kompas TV dan Kompas.com saat wawancara secara eksklusif di kediamannya, Sabtu (10/8/2019).

Meski dokter memvonis bahwa kanker yang diderita ibunda Daldin sudah stadium empat, sang ibu tidak mau menjalani operasi, alasannya takut dan tidak ada biaya.

Keluarga akhirnya memutuskan untuk kembali ke Kuala Kurun, Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Baca juga: Cerita Keluarga yang Pertama Kali Buktikan Khasiat Bajakah Sembuhkan Kanker

2. Mencari ramuan tradisonal ke hutan

Ilustrasi hutan. Ilustrasi hutan.

Sakit yang diderita ibunda Daldin membuat ayah Daldin harus mencari solusi lain dengan pengobatan nonmedis.

Akhirnya, ayah Daldin mencoba mencari ramuan tradisional ke tengah hutan belantara dan menemukan tanaman kayu bajakah itu.

Kayu bajakah itu dibawa pulang dan direbus lalu diberikan kepada ibu Daldin, sebagai pengganti air putih yang selalu dikonsumsinya.

Baca juga: Fakta di Balik Khasiat Kayu Bajakah Sembuhkan Kanker, Hidup di Hutan hingga Dianggap Tanaman Mistis

3. Konsumsi rebusan kayu bajakah

Jurnalis Kompas TV Aiman Witjaksono mengunjungi lokasi tumbuhan bajakah.Repro bidik layar YouTube Kompas TV Jurnalis Kompas TV Aiman Witjaksono mengunjungi lokasi tumbuhan bajakah.

Setelah mengonsumsi kayu bajakah yang didapat ayahnya dari hutan, perlahan tapi pasti, kondisi payudara yang terkena kanker terlihat sudah mengering.

Selama hampir satu bulan mengonsumsi kayu bajakah, keluarga pun kembali memeriksakan penyakit yang diderita nenek Yazid ke dokter di Palangkaraya.

Hasilnya cukup menakjubkan. Kanker payudara yang diderita ibu Daldin sudah dinyatakan hilang dan sembuh.

“Semua itu terjadi di luar dugaan kami. Setelah mengonsumsi kayu bajakah, kanker payudara yang diderita ibu saya sudah hilang dan dinyatakan sembuh,” katanya.

Baca juga: Konsumsi Rebusan Kayu Bajakah, Nenek Ini Sembuh dari Kanker Payudara Stadium 4

4. Sempat ditolak keluarga

IlustrasiThinkstockphotos.com Ilustrasi

Yazid sempat meminta orangtuanya untuk bisa membuka cerita ini ke guru pembimbingnya di sekolah.

Awalnya, orangtua Yazid melarang untuk menceritakan semua ke pihak di luar keluarga dengan alasan tidak ingin nanti kayu bajakah ini justru dieksploitasi secara berlebihan dan justru akan merusak habitatnya di hutan.

Yazid berusaha meyakinkan orangtuanya karena ingin membantu orang lain yang menderita kanker, akhirnya orangtua Yazid mengizinkan untuk membuka semuanya untuk dijadikan bahan penelitian bersama guru pembimbing Yazid di sekolah.

“Beberapa kali saya tolak kemauan Yazid untuk melakukan penelitian dengan kayu bajakah walau akhirnya saya berikan karena alasan berbagi untuk kesehatan,” katanya.

Baca juga: Menyingkap Khasiat Kayu Bajakah, Tanaman Langka dari Belantara Hutan hingga Penyembuh Kanker

5. Tumbuhan yang hidup di hutan

Ekslusif AIMAN yang ditayangkan Kompas TV, Senin (12/8/2019) malam mengenai tanaman bajakah yang diklaim menyembuhkan kanker.KOMPAS TV Ekslusif AIMAN yang ditayangkan Kompas TV, Senin (12/8/2019) malam mengenai tanaman bajakah yang diklaim menyembuhkan kanker.

Tumbuhan ini hanya bisa didapatkan di bagian dalam hutan, salah satunya di hutan yang berjarak sekitar 2 jam perjalanan dari Kota Palangkaraya.

Pohonnya tumbuh dengan cara merambat meski memiliki batang yang kuat dan cukup besar. Rambatan pohon ini bisa mencapai ketinggian lebih dari 5 meter hingga ke puncak pohon lain.

Akarnya pun menghujam di dasar aliran air lahan gambut. Pohon ini hanya bisa hidup di lokasi rimbun di mana sinar matahari tak banyak masuk, tertutup rimbunnya hutan.

Sepintas, pohonnya seperti pohon biasa, sulit dibedakan dengan tanaman lain.

Baca juga: Cerita Peneliti Terperangah Saat Tahu Kayu Bajakah Mampu Sembuhkan Kanker

Sumber: KOMPAS.com (Kurnia Tarigan)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Regional
11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

Regional
Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Regional
Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Regional
Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Regional
Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Regional
Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X