Kisah Rusli Sosal, Dulu Buruh Bangunan dan Pedagang Asongan, Kini Jadi Anggota Dewan

Kompas.com - 15/08/2019, 06:47 WIB
Rusli Sosal (36) Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku Terpilih saat mengikuti rapat pleno terbuka penetapan jumlah kursi dan calon terpilih anggota DPRD di Piru, Rabu (13/8/2019) FOto Rusli Sosal RAHMAT RAHMAN PATTYRusli Sosal (36) Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku Terpilih saat mengikuti rapat pleno terbuka penetapan jumlah kursi dan calon terpilih anggota DPRD di Piru, Rabu (13/8/2019) FOto Rusli Sosal

AMBON,KOMPAS.com-Rasa haru bercampur bahagia dirasakan Rusli Sosal saat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku membacakan Surat Keputusan penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih Anggota DPRD periode 2019-2024.

Politisi Partai Hanura ini ikut ditetapkan sebagai anggota DPRD SBB setelah pada pemilu legislatif 17 April 2019 lalu ia berhasil meraup suara terbanyak dari dua rekannya sesama caleg Partai Hunura di dapil II yang meliputi Kecamatan Amalatu, Inamosul, dan Elpaputih.

Rusli berhasil meraih sebanyak 1.508 suara atau terbanyak kedua secara perorangan dari dapil tempatnya bertarung.

Tambahan suara dari dua caleg Hanura lainnya membuat  akumulasi suara Partai Hanura pun menembus angka 2.389 suara hingga akhirnya meloloskan pria berusia 36 tahun ini sebagai anggota DPRD terpilih.

Baca juga: PKB Jabar Batasi Agunan Gadai SK Kadernya yang Terpilih Jadi Anggota DPRD

“Alhamdulillah syukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT kepadaku, saya telah ditetapkan sebagai Anggota DPRD ,”kata Rusli kepada Kompas.com, setelah mengikuti rapat pleno terbuka penetapan calon anggota DPRD terpilih di Piru, Rabu (13/8/2019).

Kini Rusli hanya tinggal menunggu waktu untuk dilantik selanjutnya siap bekerja untuk memajukan daerahnya.

Namun, siapa sangka di balik kesuksesannya menduduki kursi wakil rakyat itu, Rusli ternyata memiliki perjalanan hidup yang teramat berat.

Menurut Rusli, sebelum terjun ke dunia politik dan terpilih sebagai anggota DPRD, dia pernah menggeluti pekerjaan sebagai buruh kasar, pedagang asongan, pengayuh becak, dan pelayan di rumah makan hingga tukang ojek.

Hal itu dilakukannya setelah dia memilih meninggalkan kampung halamannya di Desa Latu, Kecamatan Amalatu, Seram Bagian Barat untuk merantau ke Masohi, Kabupaten Maluku Tengah pada tahun 1999 silam.

“Semua pekerjaan kasar telah saya lalui. Saya pernah jadi buruh kasar, pengemudi becak, pedagang asongan dan juga pelayan di rumah makan,”katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Regional
Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Regional
Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Regional
[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

Regional
5 Fakta Kerusuhan Penggusuran Tamansari, 25 Orang Diamankan hingga Proyek Rumah Deret

5 Fakta Kerusuhan Penggusuran Tamansari, 25 Orang Diamankan hingga Proyek Rumah Deret

Regional
Nitilaku UGM Diikuti Ribuan Peserta dengan Kostum Wayang dan Pejuang

Nitilaku UGM Diikuti Ribuan Peserta dengan Kostum Wayang dan Pejuang

Regional
2020, Pesawat Jenis ATR Ditargetkan Bisa Mendarat di Bandara Ewer Asmat

2020, Pesawat Jenis ATR Ditargetkan Bisa Mendarat di Bandara Ewer Asmat

Regional
Soal Tamansari, Wali Kota Bandung: Dua Kali PTUN Kami Menang

Soal Tamansari, Wali Kota Bandung: Dua Kali PTUN Kami Menang

Regional
5 Fakta Ibu Tiri Panggang Tangan Anaknya di Atas Kompor, Sering Dipukuli Suami hingga Korban Jadi Pelampiasan

5 Fakta Ibu Tiri Panggang Tangan Anaknya di Atas Kompor, Sering Dipukuli Suami hingga Korban Jadi Pelampiasan

Regional
4 Fakta Banjir di Kampar, Ratusan Rumah Terendam hingga Warga Terserang Penyakit

4 Fakta Banjir di Kampar, Ratusan Rumah Terendam hingga Warga Terserang Penyakit

Regional
Ridwan Kamil: 90 Persen Warga Tamansari Dukung Penataan

Ridwan Kamil: 90 Persen Warga Tamansari Dukung Penataan

Regional
Telantar di Bandara Dubai, TKI Ini Selamat berkat Sebuah Posting di Facebook

Telantar di Bandara Dubai, TKI Ini Selamat berkat Sebuah Posting di Facebook

Regional
Banjir di Dharmasraya, 1 Bocah Tewas dan Warga Panjat Pohon Selamatkan Diri

Banjir di Dharmasraya, 1 Bocah Tewas dan Warga Panjat Pohon Selamatkan Diri

Regional
Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X