Pamit Belajar Kelompok, Anggota Paskibra di Bogor Hilang Sejak Juli

Kompas.com - 15/08/2019, 05:00 WIB
Poster wajah Audri dipasang di sejumlah wilayah starategis seperti tiang listrik, di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat IstimewaPoster wajah Audri dipasang di sejumlah wilayah starategis seperti tiang listrik, di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Pasangan suami istri Budi Priyanto dan Kiftiah terus berusaha mencari putri keduanya, Audri Viranti Islanda (16).

Audri yang merupakan calon pasukan pengibar bendera (Paskibra) tingkat kecamatan tiba-tiba saja menghilang sejak 29 Juli 2019 lalu, setelah pergi belajar kelompok di wilayah Kecamatan Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat.

Paman Audri, Ahmad Farhan menceritakan, saat itu Audri meminta izin kepada ibunya untuk belajar kelompok dengan teman sebangkunya.

Baca juga: Anak Penjual Bakso di Yogyakarta Terpilih Jadi Anggota Paskibraka

Sekitar pukul 10.00 WIB kala itu, Audri beranjak pergi menggunakan sepeda motor ke depan komplek perumahan Coco Garden Cluster Modesta ditemani sang ibu.

Setelah sampai di depan pintu keluar, Audri lantas menunggu angkutan umum yang biasa dinaikinya.

Selang beberapa menit angkot tak kunjung datang hingga akhirnya Audri meminta orangtuanya untuk pulang ke rumah karena kondisi cuaca panas.

"Ma, pulang saja enggak papa, Audri di sini saja. Akhirnya mamanya meninggalkan Audri tanpa firasat buruk karena sudah dianggap aman. Apalagi itu kondisi ramai di depan komplek," ungkapnya kepada Kompas.com lewat sambungan telepon, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: Anggota Paskibra HUT RI ke-73 Tingkat Kabupaten Asmat Dikukuhkan

Sampai pukul 22:00 WIB, orangtua tidak mendengar kabar putrinya. Tak sampai di situ, keluarga terus berupaya menghubungi keberadaan Audri ke teman-teman belajar kelompoknya.

Namun, dari pengakuan temannya, sejak pagi Audri tidak berangkat untuk belajar kelompok.

"Hari Senin pagi itu memang berniat belajar kelompok yang enggak jauh dari rumah jadi diizinin oleh mamahnya, tapi malamnya pukul 22.00 WIB Audri tak ada kabar sampai orangtua menghubungi teman-temannya dan melapor kepolisian," bebernya.

Farhan mengaku, selain melapor ke kepolisian pihak keluarga juga memasang poster wajah Audri di tempat keramaian seperti tiang listrik.

"Sudah beberapa upaya keluarga untuk mencari Audri diantaranya dengan mendatangi temannya dan daerah yang diduga ada keberadaan Audri, penyebaran pamflet dan lapor polisi. Sejak pertemuan terakhir pukul 10:15 sampai hari ini belum mendapat kabar lagi tentang keberadaan Audri," terangnya.

Ia pun berpesan, agar semua pihak yang melihat dan tahu keberadaan Audri saat ini untuk memberikan informasi langsung ke pihak keluarga maupun kepolisian.

Seperti diketahui, sejak 2018 Audri sudah sempat terpilih menjadi anggota Paskibra Kabupaten Bogor untuk mengikuti kejuaraan Paskibra di tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Bahkan, saat itu, Audri mengalahkan kakaknya, Rifka Nuzulia Islandi yang juga aktif di Paskibra.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perluasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Telan Anggaran Rp 2,6 Triliun

Perluasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Telan Anggaran Rp 2,6 Triliun

Regional
Pemkot Pontianak Mulai Batasi Aktivitas Warga pada Malam Hari

Pemkot Pontianak Mulai Batasi Aktivitas Warga pada Malam Hari

Regional
Fakta Bocah 10 Tahun Dibunuh lalu Diperkosa, Pelaku Ternyata Masih Ada Hubungan Keluarga dengan Korban

Fakta Bocah 10 Tahun Dibunuh lalu Diperkosa, Pelaku Ternyata Masih Ada Hubungan Keluarga dengan Korban

Regional
Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Regional
Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Regional
Lunasi Utang Pilkada Rp 1 M, Mantan Calon Bupati Ngaku Kepepet Edarkan Uang Palsu

Lunasi Utang Pilkada Rp 1 M, Mantan Calon Bupati Ngaku Kepepet Edarkan Uang Palsu

Regional
Jadi Korban Order Fiktif, Pengemudi Ojol Dapat Ganti Rugi dari GrabFood

Jadi Korban Order Fiktif, Pengemudi Ojol Dapat Ganti Rugi dari GrabFood

Regional
Kronologi Seorang Perempuan di Makassar Dikeroyok Tetangga gegara Status Facebook, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Perempuan di Makassar Dikeroyok Tetangga gegara Status Facebook, Pelaku Ditangkap

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Regional
Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Regional
Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Regional
38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

Regional
Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Regional
Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Regional
Kecelakaan Beruntun Truk Elpiji, Honda Jazz, dan Motor, Satu Orang Tewas, 3 Luka

Kecelakaan Beruntun Truk Elpiji, Honda Jazz, dan Motor, Satu Orang Tewas, 3 Luka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X