Kompas.com - 14/08/2019, 23:11 WIB
Ulama kharismatik asal Rembang, Jawa Tengah KH Mustofa Bisri atau Gus Mus di forum ulang tahun tahun ke 75 di Sam Poo Kong, Semarang, Rabu (14/8/2019) malam. KOMPAS.com/NAZAR NURDINUlama kharismatik asal Rembang, Jawa Tengah KH Mustofa Bisri atau Gus Mus di forum ulang tahun tahun ke 75 di Sam Poo Kong, Semarang, Rabu (14/8/2019) malam.


SEMARANG, KOMPAS.com - Ulama kharismatik asal Rembang, Jawa Tengah, KH Mustofa Bisri atau Gus Mus mengatakan, media sosial dapat dijadikan sebagai salah satu tempat untuk menimba ilmu. Hal itu karena media sosial juga banyak berisi orang pandai dan orang baik.

"Saya ini aktif di media sosial. Facebook aktif Instagram punya, follower saya 2 juta lebih. Niat saya itu silaturahmi dan menimba ilmu," kata Gus Mus dalam kegiatan "75 Tahun Gus Mus: Persembahan Sahabat dan Santri untuk Kiaiku" di Sam Poo Kong, Semarang, Rabu (14/8/2019) malam.

"Sosial media itu sangat banyak orang-orang yang pandai, orang alim dari berbagai disiplin ilmu. Pak Mahfud misalnya di bidang hukum," tambah pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin ini.

Baca juga: Gus Mus Tak Sangka Jokowi Pilih Kiai Maruf Amin Jadi Cawapres

Di usia yang ke-75, Gus Mus mengaku masih terus belajar. Ia mengaku tidak pernah mengenyam pendidikan formal.

Ketika kecil, Gus Mus belajar di sekolah rakyat (SR). Kemudian di tingkat SMP, Gus Mus masuk ke sekolah agama (madrasah). Itu pun setengah jalan.

"Kelas 1 MTs itu drop out. Pendidikan saya kacau, maka strategi saya, orang yang saya ajak kenalan dijadikan sebagai guru," tambahnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ganjar: Itu Puisi 1987, Gus Mus yang Baca, Kenapa Ribut Sekarang?

Dijelaskan Gus Mus, semua orang pasti punya kelebihan dan kekurangan. Seseorang pasti punya ilmu atau keunggulan yang dapat dipelajari.

Dalam kesempatan ini, Gus Mus berterima kasih kepada salah satu gurunya di sekolah rakyat. Namanya Rifai.

"Guru saya yang langsung mengajari saya dicari-cari tidak ada, hanya satu guru sekolah rakyat dan saya minta untuk dihadirkan di sini. Saya ingin mengucapkan terima kasih. Namanya Pak Rifai. Ini guru saya yang formal satu-satunya," tambahnya.

Sejumlah tokoh hadir dalam perayaan ulang tahun Gus Mus, antara lain Mahfud MD, Ganjar Pranowo, Susi Pudjiastuti, Sudhamek, serta sejumlah seniman dan budayawan tanah air. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X