RT, Korban Pencabulan Oknum Polisi, Sempat Kabur Demi Hindari Pelaku

Kompas.com - 14/08/2019, 22:43 WIB
IlustrasiShutterstock Ilustrasi


TAPIN, KOMPAS.com - RT, yang diduga sebagai korban pencabulan oleh oknum anggota polisi berpangkat Bripka berinisial IAD, mengaku sempat kabur meninggalkan rumah demi menghindari pelaku.

RT kabur, setelah mendapat kesempatan bekerja di salah satu perusahaan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Namun, mengetahui RT kabur, pelaku geram dan hampir setiap hari meneror dan mengancam orangtua korban.

Baca juga: Polisi Berpangkat Bripka Diduga Cabuli Pesilat Selama 4 Tahun


Pelaku meminta kepada orangtua korban, untuk segera memanggil RT pulang dan berhenti bekerja.

Jika tidak, maka pelaku akan menyebarkan foto bugil korban.

"Dia ngomong ke keluarga kalau saya harus pulang dari pada kena musibah dan menanggung malu," ujar RT dalam dialek Banjar, Rabu (14/8/2019).

Tak puas meneror keluarga korban, pelaku pun mencari tau alamat tempat korban bekerja.

Mendapat alamat tempat korban bekerja, pelaku pun mendatanginya dan meminta agar korban berhenti bekerja.

Korban menolak, namun pelaku tak kehabisan akal.

Pelaku lantas meminta bos korban agar memecat korban karena memiliki kasus.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X