Warga: Pelihara Ayam Bisa Bertelur, Kalau Pelihara Buaya Saya Dapat Apa?

Kompas.com - 14/08/2019, 21:24 WIB
Seorang warga Kota Bogor bernama Wowo Kuswana (54) menyerahkan seekor buaya muara kepada petugas BKSDA Wilayah I Bogor, Rabu (14/8/2019). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSeorang warga Kota Bogor bernama Wowo Kuswana (54) menyerahkan seekor buaya muara kepada petugas BKSDA Wilayah I Bogor, Rabu (14/8/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Wowo Kuswana (54), warga Gang Pala RT 001 RW 001, Kelurahan Loji, Bogor Barat, Kota Bogor, menyerahkan seekor buaya jenis muara ke petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/8/2019).

Kejadian itu membuat warga sekitar penasaran dan berbondong-bondong menyaksikan penyerahan buaya yang memiliki panjang sekitar 70 sentimeter itu.

Wowo mengungkapkan, buaya tersebut didapatnya setelah sang adik menyerahkan kepada dirinya pada pekan lalu.

Namun, karena bingung merawatnya, Wowo akhirnya memutuskan untuk menyerahkan buaya tersebut kepada petugas.

"Udah seminggu, ini dari adek saya. Dia juga dikasih sama temennya. Katanya orang rumahnya protes, akhirnya dikasih ke saya," ungkap Wowo, Rabu.

Baca juga: Buaya di Laut Belum Berhasil Ditangkap, BKSDA Maluku Minta Warga Waspada

Ia mengaku, selama dirawat di rumah buaya itu ditempatkan di dalam sebuah kandang besi yang cukup besar.

Kata Wowo, selama dirawat buaya tersebut enggan makan. Ia pun beranggapan buaya peliharaannya itu mengalami stres. Ia juga takut ketika nanti buaya peliharaannya itu sudah besar.

"Terus takut kalau nanti lama-lama besar bingung juga kan. Ya kalau di kampung pelihara ayam bisa bertelur. Nah, kalau pelihara buaya saya dapat apa? Biarin dibalikin ke habitatnya aja," ujar dia.

Sementara itu, Petugas BKSDA Wilayah I Bogor Sudrajat mengatakan, buaya itu memiliki panjang 70 sentimeter dengan bobot lima kilogram.

Buaya itu akan dibawa ke pusat rehabilitasi di Sukabumi.

"Umurnya sekitar satu tahun, jenis buaya muara. Nanti buayanya kita bawa ke pusat penyelamatan satwa dilindungi di Cikananga, Sukabumi," ucap Sudrajat.

Baca juga: Warga Kaget Temukan Buaya 4 Meter di Perbukitan, Ini Penampakannya

Ia mengimbau bagi masyarakat yang secara sengaja memelihara satwa dilindungi untuk segera menyerahkannya ke petugas terkait. Karena satwa dilindungi sudah diatur dalam Undang-Undang.

"Kalau menyerahkan secara sukarela tidak akan kami proses hukum. Tapi kalau tidak, ya kami akan proses sesuai hukum yang berlaku," ujar dia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Gubernur Edy Rahmayadi Cegah Peredaran Virus Corona

Cara Gubernur Edy Rahmayadi Cegah Peredaran Virus Corona

Regional
Kerangka Manusia Korban Likuefaksi Palu Ditemukan, Dimakamkan di Pemakaman Massal

Kerangka Manusia Korban Likuefaksi Palu Ditemukan, Dimakamkan di Pemakaman Massal

Regional
Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Regional
Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Regional
Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Regional
Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Regional
Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Regional
Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Regional
Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Regional
Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Regional
RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

Regional
Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Regional
Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Regional
45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X