Dibui, Emak-emak dalam Video "Jika Jokowi Terpilih Tak Ada Lagi Azan" Tak Kapok Bermedsos

Kompas.com - 14/08/2019, 16:02 WIB
Tiga emak-emak Pepes Karawang  saat menjalani sidang putusan kasus video Kalau Jokowi Terpilih, Tidak Lagi ada Adzan di Ruang Sidang Kusuma Atmaja Pengadilan Negeri (PN) Karawang, Selasa (30/7/2019). KOMPAS.com/FARIDA FARHANTiga emak-emak Pepes Karawang saat menjalani sidang putusan kasus video Kalau Jokowi Terpilih, Tidak Lagi ada Adzan di Ruang Sidang Kusuma Atmaja Pengadilan Negeri (PN) Karawang, Selasa (30/7/2019).

KARAWANG, KOMPAS.com -Tiga emak-emak dari Partai Emak Emak Pendukung Prabowo Sandi (Pepes) Karawang mengaku akan lebih berhati-hati dalam bermedia sosial pasca-terjerat kasus ujaran kebencian.

"Pasti akan lebih berhati-hati," ujar salah satu anggota Emak-emak Pepes, Citra Widaningsih ditemui di Lapas Kelas II A Karawang, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: Dihukum 6 Bulan, Emak-emak Video Jika Jokowi Terpilih, Tidak Ada Lagi Azan Sujud Syukur

Citra mengaku tidak akan menutup akun setelah terjerat kasus itu. Namun, dia akan menyaring apa yang akan dia unggah di media sosial miliknya.


Citra menyebut dirinya tak kapok bermedia sosial lantaran medsos tak melulu menimbulkan hal negatif. Banyak manfaat yang bisa dipetik, misalnya menjalin silaturahim maupun sebagai media promosi.

Citra mengungkapkan, saat video "Jika Jokowi Terpilih Tak Ada Lagi Azan" mencuat, ia baru sekitar dua bulan membuat akun Twitter.

 

Ia mengaku belum terlalu paham perihal Twitter. Citra mengaku tak menyangka apa yang ia unggah berujung pada kasus hukum.

Baca juga: 3 Emak-emak dalam Video Jika Jokowi Terpilih, Tak Ada Lagi Azan Dituntut 8 Bulan Penjara

Ketiga emak-emak itu bakal menghirup udara bebas pada 24 Agustus 2019. Sejumlah harapan disampaikan, termasuk rencana memulai hidup baru dengan lebih baik.

"Tentu saja kami ingin memulai hidup baru dengan lebih baik. Menata hal-hal yang sebelumnya berantakan. Ibarat kotak yang terberai karena (kasus) ini, kemudian harus kita susun kembali," kata Citra.

Sebelumnya diberitakan, jaksa menuntut Citra Widaningsih, Engkay Sugiyanty, dan Ika Peranika dengan hukuman delapan bulan penjara.

Ketiganya didakwa Pasal 28 ayat dua jo pasal 45 A ayat 2 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik; dan/atau pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 atau pasal 15 UU RI No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Jaksa menilai, ketiganya terbukti bersalah atas aksi mereka dalam video "Jika Jokowi Terpilih, Tidak Lagi Ada Azan".



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rebutan Balon Udara hingga Meletus, 5 Warga Alami Luka Bakar

Rebutan Balon Udara hingga Meletus, 5 Warga Alami Luka Bakar

Regional
Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi Padam, Pasokan BBM di Bandung Aman

Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi Padam, Pasokan BBM di Bandung Aman

Regional
Pikap Tabrak Truk Pengangkut Batu Bata di Lampung, 6 Orang Tewas

Pikap Tabrak Truk Pengangkut Batu Bata di Lampung, 6 Orang Tewas

Regional
Kebakaran di Gunung Ijen, Bupati Anas Minta BNPB Kerahkan Heli Water Bombing

Kebakaran di Gunung Ijen, Bupati Anas Minta BNPB Kerahkan Heli Water Bombing

Regional
Fakta Terkini Pipa Pertamina Terbakar, Diduga karena Pengeboran Proyek Kereta Cepat hingga 1 WNA Tewas

Fakta Terkini Pipa Pertamina Terbakar, Diduga karena Pengeboran Proyek Kereta Cepat hingga 1 WNA Tewas

Regional
Diputus Cinta karena Selingkuh, Mahasiswa Ini Perkosa Mantannya

Diputus Cinta karena Selingkuh, Mahasiswa Ini Perkosa Mantannya

Regional
Kebakaran Pipa Minyak Pertamina di Cimahi Akhirnya Padam

Kebakaran Pipa Minyak Pertamina di Cimahi Akhirnya Padam

Regional
Kata Kapolda Jabar, Ini Penyebab Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi

Kata Kapolda Jabar, Ini Penyebab Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi

Regional
Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Penyaluran Premium dari Ujung Berung ke Padalarang Dihentikan

Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Penyaluran Premium dari Ujung Berung ke Padalarang Dihentikan

Regional
Pria Pelaku Penusuk 12 Mata Kucing di Pontianak Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Pria Pelaku Penusuk 12 Mata Kucing di Pontianak Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Regional
Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Tol Padaleunyi Arah Jakarta Kembali Dibuka

Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Tol Padaleunyi Arah Jakarta Kembali Dibuka

Regional
Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Ini Rekayasa Lalu Lintas Menuju Tol Cileunyi

Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Ini Rekayasa Lalu Lintas Menuju Tol Cileunyi

Regional
Kebakaran Dekat Tol Purbaleunyi,  Diduga Pipa Pertamina Terkena Proyek Kereta Cepat

Kebakaran Dekat Tol Purbaleunyi, Diduga Pipa Pertamina Terkena Proyek Kereta Cepat

Regional
Cegah Konflik di Timika, Ratusan Anak Panah Diamankan Polisi

Cegah Konflik di Timika, Ratusan Anak Panah Diamankan Polisi

Regional
Polisi Bongkar Makam Mahasiswa Unitas Palembang yang Tewas Saat Diksar Menwa

Polisi Bongkar Makam Mahasiswa Unitas Palembang yang Tewas Saat Diksar Menwa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X