2 Penambang Batu Tewas Tertimbun Longsor di Sumsel

Kompas.com - 14/08/2019, 15:41 WIB
Lokasi penambangan batu yang berada di Kecamatan Dempo Utara, kota Pagaralam, Sumatera Selatan yang menyebabkan dua penambang tewas akibat tertimbun longsor.HANDOU/ POS SAR PAGARALAM Lokasi penambangan batu yang berada di Kecamatan Dempo Utara, kota Pagaralam, Sumatera Selatan yang menyebabkan dua penambang tewas akibat tertimbun longsor.

PALEMBANG, KOMPAS.com — Dua penambang batu di Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, tewas tertimbun longsor.

Kedua korban, yakni Dedi Hariady (36) dan Miky (28), tercatat sebagai warga Desa Kerinjing, Kecamatan Dempo Utara, Pagaralam, Sumatera Selatan.

Sementara dua korban lagi, yakni Merlan (36) dan Tedi (40), selamat dari kejadian tersebut.

Kepala Pos SAR Pagaralam Dayu Willy mengatakan, Dedi dan Miky tewas tertimbun longsor yang cukup dalam, sedangkan dua korban lagi selamat karena longsor yang menimbun mereka hanya sebatas leher.


Peristiwa itu bermula saat keempat korban sedang melakukan aktivitas penambangan batu di lokasi kejadian. Namun, mendadak tanah sekitar lokasi tambang bergeser sehingga terjadi longsor.

"Kedua korban yang meninggal itu masuk ke dalam lubang tambang dan tidak bisa keluar dan tewas di lokasi," kata Dayu, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: Penambang Timah yang Tewas akibat Longsor Jadi 3 Orang, 1 Lagi Masih Dicari

Dayu menjelaskan, evakuasi kedua korban sempat mengalami kendala lantaran alat yang minim.

Dedi dan Miky baru bisa dikeluarkan dari lubang tambang dua jam kemudian dalam kondisi tewas.

"Dua korban yang selamat itu berhasil siuman saat tertimbun longsor sehingga bisa cepat keluar. Sekarang dua korban yang meninggal sudah diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan," ujarnya.

Menurut keterangan dua korban yang selamat, mereka menambang batu di lokasi untuk dijual ke panitia pembangunan pondok pesantren tak jauh dari kediaman mereka.

Setelah kejadian, polisi menutup lokasi tambang untuk dilakukan penyelidikan.

Baca juga: Lagi, Longsor di Pendulangan Intan Kalsel, Satu Penambang Tewas Tertimbun

 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

Regional
Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Regional
Sirkulasi 'Eddy' Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Sirkulasi "Eddy" Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Regional
50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

Regional
Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Regional
Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Regional
Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Regional
Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Regional
Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Regional
Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Regional
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Regional
2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Regional
Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X