Brigpol Hedar Pernah Selamatkan Warga Sulsel yang Jadi Perakit Senjata KKB

Kompas.com - 14/08/2019, 15:07 WIB
Ibu Brigpol Anumerta Hedar, Nurhaeda di rumah duka Kabupaten Barru SUDDIN SYAMSUDDINIbu Brigpol Anumerta Hedar, Nurhaeda di rumah duka Kabupaten Barru

BARRU, KOMPAS.com - Brigpol Anumerta Hedar, korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) ternyata pernah menyelamatkan perakit senjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua yang merupakan suku Bugis, Makassar.

Hal itu dikatakan Nurhaeda yang merupakan Ibu kandung Hedar.

"Seusai bertugas membebaskan sandera KKB, Hedar mengaku pernah membebaskan sandera KKB yang dipekerjakan sebagai perakit senjata," ujar Nurhaeda, Rabu(14/8/2019).

Baca juga: KKB Tembaki Polisi yang Sedang Olah TKP Kasus Pembunuhan Brigpol Hedar

Menurut Nurhaeda, sejumlah sandera KKB yang dibebaskan adalah warga Sulawesi Selatan. Mereka bekerja dengan KKB, karena memiliki keterampilan dan mendapatkan bayaran yang besar.

Seusai pembebasan, para mantan anggota KKB itu disarankan pulang ke Sulawesi oleh Hedar. Mereka diminta tidak lagi datang ke Papua.

"Hedar yang tahu lebih dalam tentang KKB bahkan pernah mendapatkan orang yang bukan suku Papua bergabung dengan KKB. Saat itu Hedar kepada saya mengaku membebaskan orang itu, agar sadar dan tak lagi bergabung bersama KKB walau dengan penghasilan yang lumayan," kata Nurhaeda.

Baca juga: Kisah Tragis Brigadir Hedar, Tugas Menyamar Undercover Berujung Maut di Tangan KKB

Nurhaeda menuturkan, salah satu orang yang diceritakan anaknya, bahkan datang ke rumah duka di Desa Siawung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

"Tadi pagi ia sempat berziarah ke makam Brigpol Anumerta Hedar," kata Nurhaeda.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
IDI Laporkan 5 Akun Facebook karena Dinilai Lecehkan Profesi Dokter

IDI Laporkan 5 Akun Facebook karena Dinilai Lecehkan Profesi Dokter

Regional
Nekat Izinkan Sekolah Tatap Muka untuk SD, Ini Alasan Bupati Pesisir Selatan

Nekat Izinkan Sekolah Tatap Muka untuk SD, Ini Alasan Bupati Pesisir Selatan

Regional
Diserang Lebah, 6 Pegawai PDAM Bantaeng Jatuh ke Jurang Sedalam 70 Meter

Diserang Lebah, 6 Pegawai PDAM Bantaeng Jatuh ke Jurang Sedalam 70 Meter

Regional
Nekat Berkerumun di Kawasan Area Publik di Solo, Siap-siap Swab di Tempat

Nekat Berkerumun di Kawasan Area Publik di Solo, Siap-siap Swab di Tempat

Regional
Kabur Setelah 2 Kali Cabuli Anak Tirinya, Pria Ini Ditangkap di Jakarta

Kabur Setelah 2 Kali Cabuli Anak Tirinya, Pria Ini Ditangkap di Jakarta

Regional
Kasus Dugaan Prostitusi, Artis H Disebut Terima Puluhan Juta Rupiah

Kasus Dugaan Prostitusi, Artis H Disebut Terima Puluhan Juta Rupiah

Regional
BEM Malang Raya Demo ke Balai Kota Tuntut Pemotongan Biaya Kuliah

BEM Malang Raya Demo ke Balai Kota Tuntut Pemotongan Biaya Kuliah

Regional
Jadi Tersangka, Anggota DPRD Penjamin Pengambilan Jenazah Pasien Covid-19 Belum Ditahan

Jadi Tersangka, Anggota DPRD Penjamin Pengambilan Jenazah Pasien Covid-19 Belum Ditahan

Regional
Zona Hijau di Riau Tinggal Satu Kabupaten, Ini Kunci Keberhasilannya

Zona Hijau di Riau Tinggal Satu Kabupaten, Ini Kunci Keberhasilannya

Regional
Kepala Dinas P5A Surabaya Meninggal, Sempat Dinyatakan Positif Covid-19

Kepala Dinas P5A Surabaya Meninggal, Sempat Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Ditetapkan Tersangka, Anggota DPRD Makassar Penjamin Pengambilan Jenazah Covid-19 Terancam 7 Tahun Penjara

Ditetapkan Tersangka, Anggota DPRD Makassar Penjamin Pengambilan Jenazah Covid-19 Terancam 7 Tahun Penjara

Regional
Banjir di Sintang, Puluhan Rumah Rusak dan Jembatan Gantung Putus

Banjir di Sintang, Puluhan Rumah Rusak dan Jembatan Gantung Putus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X