Kompas.com - 14/08/2019, 12:51 WIB
Bupati Bener Meriah Sarkawi, saat mengikuti prosesi adat Gayo. KOMPAS.com/IWAN BAHAGIA SPBupati Bener Meriah Sarkawi, saat mengikuti prosesi adat Gayo.

BENER MERIAH, KOMPAS.com - Tampil dengan mengenakan kain sarung dalam kegiatan sehari-hari, termasuk dalam acara resmi pemerintahan bukan hal yang aneh bagi Bupati Bener Meriah Sarkawi.

Sarkawi juga tidak menganggap penggunaan kain sarung sebagai sebuah kewajiban.

Menurut Sarkawi, kegemarannya memakai kain sarung ternyata karena sudah terbiasa sejak dia mengenyam pendidikan di pesantren.

"Sebenarnya sudah faktor terbiasa saja, dan secara hukum diberikan ruang untuk itu. Jadi bukan kewajiban, karena pada situasi yang membutuhkan, kami juga menyesuaikan diri," kata Sarkawi kepada Kompas.com usai melepas peserta Jalan Santai dalam rangka HUT ke-74 RI di Jalan Serule Kayu, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, Aceh, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: 4 Fakta Kasus Perundungan Kakek Hamdan, Hidup Sebatang Kara hingga Diikat Sarung

Menurut Sarkawi, karena sudah terbiasa dengan mengenakan kain sarung, dia jadi agak kesulitan untuk merubah penampilan.

Meski demikian, menurut Sarkawi, dalam momen-momen atau acara tertentu, dia bisa saja tidak mengenakan sarung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sarkawi mengaku senang karena kebiasaannya itu tidak hanya dilakukan seorang diri.

Wakil Presiden terpilih RI Ma'ruf Amin juga memiliki kebiasaan mengenakan sarung dalam berbagai acara.

"Kalau sebelumnya kami agak sendirian, nanti kami sudah punya teman, calon pimpinan kita nanti mengenakan pakaian yang sama," ucap Sarkawi sambil bergurau.

Selain karena terbiasa, Sarkawi mengaku memilih memakai kain sarung dalam kehidupan sehari-hari karena merasa nyaman ketika memakainya.

Meski demikian, Sarkawi tidak ingin dipandang sebagai orang yang anti terhadap pakaian formal yang digunakan pada umunya.

"Jadi begini, dalam pandangan kami, baik Kyai Ma'ruf dan saya juga sama, memakai kain sarung itu merupakan sebuah kemestian sebenarnya. Jadi jangan dipahami kita anti dengan celana, tidak seperti itu. Jadi karena faktor kenyamanan saja, karena sudah nyaman seperti ini ya kami lanjutkan," kata Sarkawi.

Selain Sarkawi, berdasarkan penelusuran Kompas.com, ada satu lagi kepala daerah yang mengenakan kain sarung dalam kegiatan sehari-hari dan selama mengikuti acara pemerintahan, yakni Wakil Bupati Aceh Besar Husaini A Wahab.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.