Kepala BNN: Tidak Usah Lapor Jika Ada Penyalahgunaan Narkoba, Tangkap Saja Langsung Pelakunya

Kompas.com - 14/08/2019, 09:42 WIB
Kepala BNN RI, Komisaris Jenderal Polisi Heru Winarko Kompas.com/Ambaranie NadiaKepala BNN RI, Komisaris Jenderal Polisi Heru Winarko

CIANJUR, KOMPAS.com – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol Heru Winarko meminta masyakarakat lebih berperan aktif dalam menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungannya masing-masing.

Heru bahkan meminta masyarakat untuk bertindak lebih tegas apabila di lingkungan tempat tinggal mereka menemukan adanya penyalahgunaan maupun transaksi narkoba.

“Kalau misal ada yang tanya, pak kalau ada pengguna atau transaksi (narkoba) kami harus lapor ke mana? Tak usah lapor, langsung tangkap saja, itu tangkap tangan, yang tangkap tangan siapapun bisa menangkap, silahkan. Nanti itu (pelaku) serahkan ke kepolisian atau ke BNN setempat,” kata Heru kepada wartawan di Cianjur, Selasa (13/08/2019).


Pihaknya mengajak semua elemen masyarakat bahu membahu mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungannya masing-masing.

Baca juga: Kepala BNN: Banyak Narkotika Jenis Baru yang Belum Diatur

“Langkah pertama yang harus diaktualisasikan sebagai upaya pencegahan dini tentu harus dimulai dari lingkungan keluarga. Para orang tua wajib mengenali anak-anaknya dengan baik. Sehingga jika terjadi perubahan yang drastis pada anak-anaknya bisa segera melakukan antisipasi,” tuturnya.

Perhatian pada anak-anak, terutama generasi muda harus dilakukan dengan sangat serius mengingat peredaran maupun penyalahgunaan narkoba saat ini semakin menyasar kalangan muda.

“Angkanya mencapai 5 persen atau dari 100 anak muda ada 5 orang yang menyalahgunakan narkoba. Kondisi ini tentu sangat bahaya, jangan sampai bonus demografi kita hilang gara-gara narkoba ini,” ujarnya.

Maka dari itu, melalui deklarasi Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang serentak digelar diberbagai wilayah di Indonesia diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pengedar dan penyalahguna narkoba.

“Penting sekali untuk membersihkan desa dari narkoba, berikutnya kita menyasar ke kawasan perkotaan, kita bersihkan semua ,” imbuhnya.

Baca juga: Kurir Narkoba Digebrek BNN, Ganja Disembunyikan di Tabung Kompresor



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Regional
Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Regional
Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Regional
Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Regional
Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Regional
Jelang Pelantikan Presiden, Bupati Bogor Minta Semua Pihak Tak Terbujuk Ajakan Provokatif

Jelang Pelantikan Presiden, Bupati Bogor Minta Semua Pihak Tak Terbujuk Ajakan Provokatif

Regional
Kritik Radio Kampus di Grup WA, Dosen UIN Makassar Jadi Tersangka UU ITE

Kritik Radio Kampus di Grup WA, Dosen UIN Makassar Jadi Tersangka UU ITE

Regional
Wali Kota Bandung Kenalkan Program Kang Pisman di Konferensi Internasional

Wali Kota Bandung Kenalkan Program Kang Pisman di Konferensi Internasional

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X