36.000 Kepala Keluarga di Kendal Belum Punya Jamban Sendiri

Kompas.com - 13/08/2019, 12:28 WIB
Pemberian bantuan di Dinas Kesehatan Kendal. KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN SLAMET PRIYATINPemberian bantuan di Dinas Kesehatan Kendal. KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN

KENDAL, KOMPAS.com - Sekitar 36.000 kepala keluarga di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, belum mempunyai jamban sendiri.

Saat harus buang air besar, banyak warga yang masih menumpang di rumah saudara atau kerabatnya.

Menurut pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kendal Fery Bonay, pada saat pencanangan bebas buang air besar sembarangan pada 2018, jumlah kepala keluarga yang belum mempunyai jamban sendiri ada 56.000.

Namun, setelah pencanangan itu, sebagian warga mulai mempunyai jamban sendiri. 

“36.000 yang belum mempunyai jamban, mungkin mereka tidak mempunyai tempat untuk membuat jamban atau rumahnya berdampingan dengan rumah saudaranya yang sudah mempunyai jamban,” kata Feri, Selasa (13/8/2019).

Baca juga: Sungai Bekas Jamban Disulap Jadi Tempat Wisata Ikan

Feri mengatakan, Kabupaten Kendal sudah mendapat sertifikat bebas buang air besar sembarangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Ia berharap, masyarakat yang mempunyai kebiasaan buang air besar di kali, segera dihilangkan. Sebab, di rumahnya sudah ada jamban.  

Terkait dengan hal itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kendal, Rahmad  mengatakan, pihaknya bersama Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) memberi bantuan kloset dan semen kepada masyarakat.

Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kendal.

“Ada 110 kloset dan 40 sak semen bantuan untuk masyarakat,” ujar Rahmad.

Rahmad menambahkan, masyarakat Kabupaten Kendal sudah tidak lagi buang air secara sembarangan.

Meskipun masih banyak yang belum memiliki jamban sendiri, warga tidak lagi buang air di sungai atau di kebun.

"Kalaupun ada yang belum punya, mereka buang air besarnya nebeng di rumah saudara," kata Rahmad.

Baca juga: Puan: 120 Juta Penduduk Indonesia Belum Punya Jamban yang Layak



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Regional
Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Regional
Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Regional
Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Regional
Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Regional
Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Regional
PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

Regional
Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Regional
Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Regional
2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

Regional
29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

Regional
Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Regional
Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Regional
BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X