Sosok Briptu Heidar yang Gugur Dibunuh KKB: Anak Tunggal, Berprestasi, Mahir Bahasa Jerman

Kompas.com - 13/08/2019, 10:31 WIB
Brigpol Anumerta Heidar yang gugur di Kabupaten Puncak, Papua Dok IstimewaBrigpol Anumerta Heidar yang gugur di Kabupaten Puncak, Papua

JAYAPURA, KOMPAS.com — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali berduka setelah salah satu prajuritnya, Briptu Heidar, ditemukan gugur di Kabupaten Puncak, Papua, Senin (12/08/2019) sore.

Almarhum Heidar yang sebelumnya berpangkat brigadir satu telah diberikan kenaikan pangkat luar biasa menjadi brigadir polisi anumerta.

Brigadir polisi Heidar yang merupakan anak tunggal dari pasangan Kaharuddin-Nurhaeda lahir di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada 17 Juli 1995.


Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal di Jayapura, Selasa (13/8/2019), menceritakan Heidar mengikuti Pendidikan Bintara Tugas Umum Polri pada 2014 di SPN Jayapura Polda Papua. 

Kemudian pada 2015 ia ditempatkan di Polres Lanny Jaya dengan jabatan Bintara Reskrim selama 2 tahun.

Berprestasi hingga dapat kenaikan pangkat luar biasa

"Selanjutnya pada 2017 bergabung di Dit Reskrimum Polda Papua," katanya.

Baca juga: Anggota Polisi Disandera Sekelompok Orang di Kabupaten Puncak Papua

Kamal menggambarkan sosok Heidar sebagai seorang polisi yang berprestasi karena selama 5 tahun bertugas almarhum berhasil menuntaskan 11 kasus.

Bahkan, pada 2017 Heidar mendapat kenaikan pangkat luar biasa dalam aksi pembebasan sandera warga Papua dan non-Papua oleh KKB di Tembagapura. 

Pembebasan itu di Kampung Banti, Distrik Tembagapura, pada 11 November 2017.

"Almarhum banyak mendapatkan bintang jasa karena berhasil mengungkap 11 kasus kriminal yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang terjadi di wilayah pegunungan tengah Papua," kata Kamal.

Mahir bahasa Jerman

Dari sisi akademis, Heidar memiliki keahlian khusus dalam berbahasa karena ia mahir berbahasa Jerman.

Ia memaklumi capaian yang diperoleh Heidar karena yang bersangkutan dikenal sebagai sosok personel yang disiplin, ulet, dan jujur, serta bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas yang diberikan oleh pimpinan.

Jenazah Heidar saat ini telah tiba di Bandara Moses Kilangin Timika dan akan diterbangkan ke kampung halaman dengan menggunakan pesawat Sriwijaya SJ 589 pada pukul 14.00 WIT.

Baca juga: Polri Ungkap Sebab Gugurnya Briptu Heidar yang Disandera KKB di Papua

Kronologi penyekapan

Diberitakan sebelumnya, kejadian tersebut bermula pada Senin sekitar pukul 11.00 WIT. Briptu Heidar dan Bripka Alfonso Wakum sedang melaksanakan tugas penyelidikan di wilayah Kabupaten Puncak dengan mengendarai sepeda motor.

Saat melintas di Kampung Usir, Heidar dipanggil oleh teman, warga setempat, sehingga Alfonso memberhentikan kendaraan.

Selanjutnya, Heidar menghampiri teman tersebut, sedangkan Alfonso menunggu di motor.

Pada saat Heidar berbicara dengan teman tersebut, tiba-tiba sekolompok orang datang dan langsung membawa (menyandera) Heidar.

Setelah kejadian tersebut, Alfonso langsung kembali dengan sepeda motor dan melaporkan peristiwa tersebut ke pos polisi di Kago Kabupaten Puncak.

Baca juga: 5 Fakta Penyanderaan Briptu Heidar oleh KKB, Gugur Saat Negosiasi



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Doa Sang Anak untuk Rosna, Wanita Pertama Asal Maluku yang Taklukan Carstensz

Ini Doa Sang Anak untuk Rosna, Wanita Pertama Asal Maluku yang Taklukan Carstensz

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ular Berkaki Ditemukan Mati di Karhutla Riau | Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4

[POPULER NUSANTARA] Ular Berkaki Ditemukan Mati di Karhutla Riau | Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4

Regional
Mi Rebus hingga Ikan Palumara, Menu Andalan Kantin Arowana Mace Ardi Unhas yang Sulit Dilupakan

Mi Rebus hingga Ikan Palumara, Menu Andalan Kantin Arowana Mace Ardi Unhas yang Sulit Dilupakan

Regional
Fakta Kasus Kematian Zaenal Usai Berkelahi dengan Polisi, Dipukul di Halaman Satlantas hingga Mobil Patroli

Fakta Kasus Kematian Zaenal Usai Berkelahi dengan Polisi, Dipukul di Halaman Satlantas hingga Mobil Patroli

Regional
Kisah Kantin Legendaris Arowana Mace Ardi Unhas, Bisa Utang hingga Jadi Tempat Mengadu Mahasiswa

Kisah Kantin Legendaris Arowana Mace Ardi Unhas, Bisa Utang hingga Jadi Tempat Mengadu Mahasiswa

Regional
Fakta di Balik Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4, Tak Ada Keturunan hingga 1 Dapat Penangan Khusus

Fakta di Balik Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4, Tak Ada Keturunan hingga 1 Dapat Penangan Khusus

Regional
Fakta Video Asusila Guru Honorer di Purwakarta, Sakit Hati hingga Terancam 6 Tahun Penjara

Fakta Video Asusila Guru Honorer di Purwakarta, Sakit Hati hingga Terancam 6 Tahun Penjara

Regional
Heboh Toilet Tanpa Sekat di Stasiun Ciamis, Bagaimana Kisahnya?

Heboh Toilet Tanpa Sekat di Stasiun Ciamis, Bagaimana Kisahnya?

Regional
BERITA FOTO: Melihat dari Dekat Wajah Calon Ibu Kota Baru

BERITA FOTO: Melihat dari Dekat Wajah Calon Ibu Kota Baru

Berita Foto
Jumat Malam, Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya

Jumat Malam, Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya

Regional
Kejanggalan TKW Lily, Tanda Tangan Dipalsukan hingga Organ Tubuh Diduga Diambil

Kejanggalan TKW Lily, Tanda Tangan Dipalsukan hingga Organ Tubuh Diduga Diambil

Regional
Rektor: Mosi Tidak Percaya pada Jokowi Bukan Sikap Resmi Mahasiswa Unpad

Rektor: Mosi Tidak Percaya pada Jokowi Bukan Sikap Resmi Mahasiswa Unpad

Regional
Pasangan Non Muhrim Dicambuk, Sempat Terhenti karena Kena Leher

Pasangan Non Muhrim Dicambuk, Sempat Terhenti karena Kena Leher

Regional
Dua Tahun Dipaksa Mengemis, Bocah 9 Tahun Dirantai Orangtua Jika Tak Bawa Rp 100 Ribu

Dua Tahun Dipaksa Mengemis, Bocah 9 Tahun Dirantai Orangtua Jika Tak Bawa Rp 100 Ribu

Regional
Ini Motif 3 Pelaku Aniaya Mahasiswa Timor Leste hingga Tewas

Ini Motif 3 Pelaku Aniaya Mahasiswa Timor Leste hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X