Kekhawatiran Guru atas Penemuan Siswa soal Obat Kanker Mujarab hingga Juarai Dunia

Kompas.com - 13/08/2019, 09:23 WIB
Ilustrasi kankershutterstock Ilustrasi kanker

PALANGKARAYA, KOMPAS.com — Tiga siswa SMA 2 Negeri Palangkaraya berhasil menemukan obat kanker mujarab dari pohon bajakah dan berhasil meriah medali emas pada ajang kompetisi tingkat dunia di Seoul, Korea Selatan.

Namun, di balik penemuan dan prestasi itu, terdapat kekhawatiran pihak guru pembimbing siswa, yakni akan banyak orang memburu pohon itu sehingga bisa merusak hutan di Kalimantan Tengah.

Saat awal menerima informasi bahwa ada siswa dari salah satu SMA negeri di Palangkaraya yang berhasil menjuarai dan meraih medali emas atas karya ilmiah menemukan obat kanker dari pohon bajakah, Kompas.com langsung mencari informasi tambahan terkait dengan siapa siswa itu dan dari mana asal sekolahnya.

Akhirnya Kompas.com berhasil menemukan titik terang ketiga nama siswa tersebut serta asal sekolah dan nama guru pembimbing.


Ruji Alamsyah, humas SMA Negeri 2, Palangkaraya, menyambut dengan ramah dan membantu Kompas.com bertemu Helita, guru pembimbing ketiga siswa berprestasi tersebut.

Baca juga: Cerita Lengkap Siswa SMA Temukan Obat Penyembuh Kanker hingga Menangi Juara Dunia

Namun, rencana wawancara Helita tidak berjalan mulus.

Sempat ada penolakan dari guru pembimbing untuk diwawancarai, apalagi membuka secara utuh asal usul serta nama jelas kayu yang disebut bajakah tersebut.

Alasannya, ia tidak ingin penemuan itu justru berdampak pada kerusakan hutan di Kalimantan Tengah. Ia khawatir akan terjadi eksploitasi alam besar-besaran terhadap hutan di Kalimantan Tengah, terutama bagi kalangan yang memiliki tujuan untuk komersial.

“Saya tidak mau kalau ini nanti justru akan menjadi masalah, khususnya dalam hal eksploitasi hutan Kalimantan Tengah,” kata Helita saat ditemui Kompas.com di SMA Negeri 2, Palangkaraya.

Baca juga: Untuk Jadi Obat Kanker, Akar Bajakah Harus Melewati Fase-fase Ini

Setelah Kompas.com bisa meyakinkan dan memberikan penjelasan yang cukup panjang, akhirnya guru pembimbing bersedia diwawancarai serta langsung memanggil ketiga siswa hebat tersebut, dengan syarat tidak akan membuka nama dan jenis kayu tersebut.

 

Sebelumnya diberitakan, tiga siswa SMA 2, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, meraih juara dunia atas temuan obat kanker mujarab, dengan bahan baku alami berupa batang pohon tunggal atau dalam bahasa Dayak disebut dengan bajakah yang diperoleh di hutan Kalimantan Tengah, Senin (12/8/2019).

Keberhasilan ketiga siswa tersebut berawal dari informasi Yazid, salah seorang siswa yang ikut dalam tim tersebut, bahwa ada salah satu tumbuhan di hutan Kalimantan Tengah yang kerap digunakan keluarganya menyembuhkan kanker, bahkan kanker ganas stadium empat sekalipun.

Baca juga: Siswi SMA di Kalteng Temukan Penyembuh Kanker? Ini Tanggapan Ahli

Di bawah bimbingan Helita, ketiga siswa SMA Negeri 2 Palangkaraya ini memutuskan untuk memulai pembahasan awal yang lebih serius mengenai kayu bajakah.

Penelitian diawali dengan uji pendahuluan yang dilakukan ketiga siswa dan guru pembimbing di laboratorium.

(Baca berita selengkapnya: Cerita di Balik Siswa SMA Palangkaraya Temukan Obat Kanker Mujarab)

 

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup | Remaja Setinggi 2,6 Meter

[POPULER NUSANTARA] Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup | Remaja Setinggi 2,6 Meter

Regional
Hukuman Mati Menanti 4 Pelaku Pembunuhan dan Pembakaran Mayat

Hukuman Mati Menanti 4 Pelaku Pembunuhan dan Pembakaran Mayat

Regional
Ini Sosok Regina, Anggota DPRD Kota Kediri Paling Muda, Kembangkan Aplikasi Digital

Ini Sosok Regina, Anggota DPRD Kota Kediri Paling Muda, Kembangkan Aplikasi Digital

Regional
Ada Pejabat Minta 'Jatah' Kursi Nonton Westlife, Gubernur Sumsel Meradang

Ada Pejabat Minta "Jatah" Kursi Nonton Westlife, Gubernur Sumsel Meradang

Regional
Revitalisasi Pasar Cisarua, Ridwan Kamil Sebut Bakal Ada Wisata Khas Bogor

Revitalisasi Pasar Cisarua, Ridwan Kamil Sebut Bakal Ada Wisata Khas Bogor

Regional
Sempat Tutup, 7 SPBU di Kota Sorong Kembali Beroperasi

Sempat Tutup, 7 SPBU di Kota Sorong Kembali Beroperasi

Regional
Pekerjanya Tinggalkan Utang di Warung, Kontraktor Proyek Rusunawa Mojokerto Tak Hadir Saat Mediasi

Pekerjanya Tinggalkan Utang di Warung, Kontraktor Proyek Rusunawa Mojokerto Tak Hadir Saat Mediasi

Regional
Warga Miskin Di Semarang Diupayakan Dapat Pemakaman Gratis

Warga Miskin Di Semarang Diupayakan Dapat Pemakaman Gratis

Regional
Seorang Pria Tewas Kena Serpihan Peluru Saat Penangkapan Penikam Polisi

Seorang Pria Tewas Kena Serpihan Peluru Saat Penangkapan Penikam Polisi

Regional
Pihak Fera Minta Keluarga Prada DP Diadili karena Diduga Terlibat Mutilasi Korban

Pihak Fera Minta Keluarga Prada DP Diadili karena Diduga Terlibat Mutilasi Korban

Regional
Enam Warga Terjaring OTT Sampah di Kota Banda Aceh

Enam Warga Terjaring OTT Sampah di Kota Banda Aceh

Regional
Geledah 2 Kantor di Balai Kota Yogyakarta, KPK Bawa 3 Koper dan 1 Kardus

Geledah 2 Kantor di Balai Kota Yogyakarta, KPK Bawa 3 Koper dan 1 Kardus

Regional
9 Penyerang Mapolsek Tambelangan Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri, Ini Isinya

9 Penyerang Mapolsek Tambelangan Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri, Ini Isinya

Regional
Alasan Keamanan, Sidang Kasus Penyerangan Mapolsek di Sampang Digelar di Surabaya

Alasan Keamanan, Sidang Kasus Penyerangan Mapolsek di Sampang Digelar di Surabaya

Regional
Anggota DPRD Jabar yang Lama Dapat Pin Emas, Anggota Baru Diberi Jas Rp 3,8 Juta

Anggota DPRD Jabar yang Lama Dapat Pin Emas, Anggota Baru Diberi Jas Rp 3,8 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X