Heboh Buaya 3 Meter Mucul di Laut, Warga Pasang Jerat

Kompas.com - 12/08/2019, 15:07 WIB
Seekor buaya terlihat berenang di Pantai Desa Passo, Kecamatan Baguala, Ambon, Minggu sore (11/8/2019) FOTO BKSDA MALUKU RAHMAT RAHMAN PATTYSeekor buaya terlihat berenang di Pantai Desa Passo, Kecamatan Baguala, Ambon, Minggu sore (11/8/2019) FOTO BKSDA MALUKU

AMBON, KOMPAS.com - Warga di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Ambon, Senin (12/8/2019) bersiaga di pesisir pantai desa tersebut setelah seekor buaya muncul di pantai.

Buaya dengan ukuran panjang sekitar 3 meter itu terlihat berenang di pantai desa tersebut sejak Minggu (11/8/2019) kemarin. Penampakan hewan reptil itu sontak menggegerkan warga di desa tersebut.

Saat ini, warga yang merasa khawatir langsung membuat jerat dan umpan untuk menangkap buaya tersebut.

“Buayanya terlihat muncul kemarin sore, kami di sini langsung heboh karena takut,” kata salah seorang warga, Abraham Ubra, kepada Kompas.com, Senin.

Baca juga: Warga Kaget Temukan Buaya 4 Meter di Perbukitan, Ini Penampakannya

Dia mengatakan, penampakan buaya tersebut membuat warga resah dan takut pergi ke laut saat ini.

Warga pun mulai memasang jerat dan berusaha menangkap buaya itu dengan harapan tidak ada yang menjadi korban.

“Kami pancing pakai ayam, lalu kami pakai tali juga,” ujar dia.

Sejumlah warga di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Ambon membuat jerat untuk menangkap seekor buaya yang muncul di pantai desa tersebut, Senin (12/8/2019) Foto BKSDA MalukuRAHMAT RAHMAN PATTY Sejumlah warga di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Ambon membuat jerat untuk menangkap seekor buaya yang muncul di pantai desa tersebut, Senin (12/8/2019) Foto BKSDA Maluku

Terkiat penampakan buaya tersebut, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku kini telah mengirimkan tim ke desa tersebut untuk menangkap buaya itu.

“Lima petugas BKSDA telah berada di lokasi dan saat ini sedang memantau buaya tersebut,” kata Kepala BKSDA Maluku, Mukhtar Amin Ahmadi.

Baca juga: Cerita Surdin Bertarung dengan Buaya yang Menerkamnya, Sempat Diseret ke Laut

Dia mengakui, saat ini warga di desa tersebut telah memasang jerat untuk menangkap buaya tersebut.

“Kesulitan untuk menangkap buaya itu karena lokasinya di laut jadi kalau di dekatin buaya itu langsung menyelam lagi dan nanti sekitar 1 jam baru bisa kelihatan lagi,” ujar dia.

Sebelumnya, beberapa hari yang lalu seekor buaya juga muncul di pantai Desa Suli, Kecamatan Salahutu. Kemunculan buaya tersebut ikut membuat heboh warga di desa tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X