Tanggapan Ridwan Kamil soal Rencana Jokowi Gaet Anak Muda Jadi Menteri

Kompas.com - 12/08/2019, 14:21 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat diwawancarai di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Senin (12/8/2019). DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat diwawancarai di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Senin (12/8/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendukung wacana Presiden Joko Widodo ( Jokowi) yang bakal menggaet milenial menjadi menteri dalam kabinet periode 2019-2024.

Pria yang akrab disapa Emil itu berpendapat, kedewasaan tak bisa diukur dari umur. Sebab itu, selama punya kapasitas ia mendukung terlibatnya menteri muda dalam kabinet.

"Ujung dari proses pembangunan itu adalah hasil akhir. Kalau hasil akhir bisa dipercepat dengan menteri yang usia muda karena mobilitasnya lebih giat lebih gesit, saya kira saya dukung. Kedewasaan tidak diukur dari umur," kata Emil di Gedung Pakuan, Jalan Diponegoro, Senin (12/8/2019).

Baca juga: Menerka Menteri Muda Jokowi dari Tiga Tanda Ini


Memilih pemimpin muda, sambung Emil, tak perlu dianggap hal yang tabu selama sosok itu bisa bekerja dan membawa perubahan.

"Yang penting mau senior mau junior kerjanya benar, terukur dan menghasilkan perubahan, bukan soal mengadu-ngadu generasi. Seperti di Malaysia menterinya ada yang masih muda dan single. Saya doakan yang terpilih jadi menteri mewakili mayoritas populasi Indonesia yang makin lama dalam 60-70 tahun usianya makin muda," tuturnya.

Disinggung soal kemungkinannya masuk dalam bursa calon menteri, Emil mengaku tak berminat. Ia beralasan tengah fokus membuktikan kinerjanya sebagai gubernur Jabar.

"Saya ini harus membuktikan dulu sebagai pemimpin Jabar kan baru mulai baru setahun. Saya lagi semangat. Jadi saya fokus di Jabar," jelasnya.

Baca juga: Soal Menteri Muda, Grace Natalie Sebut PSI Banyak Stok

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo serius ingin merekrut anak muda untuk menjadi menteri di kabinet barunya bersama wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin.

Menurut Jokowi, ia tak hanya akan mempertimbangkan anak muda yang berasal dari kalangan profesional, tapi juga partai politik.

Jokowi mengaku sudah mempersilakan parpol untuk mengusulkan sebanyak-banyaknya nama calon menteri. Ia berharap ada nama-nama politisi muda dari sejumlah nama yang diusulkan.

"Saya minta dari partai juga ada yang muda, ada dari profesional juga," kata Jokowi saat ditanya wartawan di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (12/7/2019).



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X