Kompas.com - 12/08/2019, 13:58 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com - Kebakaran hutan terjadi di kawasan lereng Gunung Sumbing sejak Minggu (11/8/2019).

Belum diketahui jumlah luasan yang terdampak. Sebagian besar lahan hutan masih berada di wilayah administratif Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

"Informasi dari pengelola pendakian Gunung Sumbing, titik kebakaran masih di wilayah KPH Kedu Utara, Kabupaten Wonosobo," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto, Senin (12/8/3019).

Menurut Edy, pihaknya terus melakukan pemantauan dan melakukan koordinasi untuk mencegah makin meluasnya kebakaran ke pemukiman penduduk di wilayah Kabupaten Magelang.

Edy juga mengaku telah mendapatkan tembusan imbuan tentang penutupan jalur pendakian Gunung Sumbing di wilayah KPH Kedu Utara, yang meliputi wilayah administratif Kabupaten Wonosobo dan Magelang.

Surat yang ditujukan kepada khalayak itu ditandatangani Pelaksana tugas Administratur Kedu Utara, Herdian Suhartono, pada 12 Agustus 2019.

"Dalam surat tersebut disebutkan bahwa pendakian ke Gunung Sumbing ditutup sementara, hingga waktu yang belum ditentukan, menyusul terjadinya kebakaran hutan di wilayah tersebut," kata Edy.

Sementara itu, Koordinator Forum Pengelola Gunung Sumbing (FPGS) Lilik setyawan memaparkan, titik awal kebakaran dikatahui berada di RPH Kleseman BKPH Wonosobo KPH Kedu Utara.

Kemudian, masuk ke Desa Banyumudal, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, pada Minggu, pukul 17.00 WIB.

Penyebab kebakaran belum diketahui pasti.

Namun, api disertai angin kencang terbawa ke arah utara masuk wilayah Bowongso, Kabupaten Wonosobo dan ke timur masuk wilayah Kecamatan Kajoran dan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.

Lilik menyatakan, kondisi yang terbakar belum diketahui luasan hektarannya. Hingga kini masih dalam proses pemantauan LMDH, personil basecamp, Perhutani, relawan dan masyarakat.

"Juga semalam sudah ada pemadaman di atas dusun Krwatan, Desa Pulosaren, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, oleh masyarakat, Perhutani dan relawan," kata Lilik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade

Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade

Regional
Bangun Mal Pelayanan Publik, Upaya Pemkab Wonogiri Ciptakan Pelayanan Lebih Bagi bagi Masyarakat

Bangun Mal Pelayanan Publik, Upaya Pemkab Wonogiri Ciptakan Pelayanan Lebih Bagi bagi Masyarakat

Regional
Rayakan HUT Ke-72, Pemprov Jateng Gelar Pertujukan Seni Spektakuler

Rayakan HUT Ke-72, Pemprov Jateng Gelar Pertujukan Seni Spektakuler

Regional
Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Regional
Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Regional
Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.