Viral Video Kakek Diikat Sarung dan Didorong Sejumlah Pemuda, Ini Kata Polisi

Kompas.com - 12/08/2019, 13:34 WIB
Viral video sejumlah pemuda melakukan bullying ke seorang kakek tunawisma di Pringsewu, Lampung. Dok. Instagram @makassar_iinfoViral video sejumlah pemuda melakukan bullying ke seorang kakek tunawisma di Pringsewu, Lampung.

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com – Video aksi sejumlah pemuda melakukan "bullying" atau perundungan terhadap seorang kakek tunawisma menjadi viral di media sosial sejak akhir pekan lalu.

Lantaran dinilai tidak beretika, video viral tersebut menuai kecaman warganet. 

Kapolsek Pardasuka AKB Martono membenarkan kejadian perundungan yang membuat heboh warganet itu terjadi di wilayah hukumnya. 

Kejadian itu terjadi di Pos Ronda Dusun Erih, Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pardasuka, Pringsewu.

Baca juga: Video Viral, 4 Pemuda Diduga Mengencingi Bendera Merah Putih, Ini Kata Polisi

Polsek Pardasuka saat ini masih mencari para pelaku perundungan terhadap kakek tunawisma tersebut.

Untuk itu, Polsek Pardasuka sudah berkoordinasi dan mengumpulkan informasi dengan camat dan koramil Pringsewu setempat.

Identitas kakek yang di-bully

Menurut Martono, kakek yang menjadi korban perisakan itu bernama Hamdan. Dia berumur sekitar 60 tahun dan merupakan tunawisma.

“Korban bukan warga asli dusun itu, tapi perantau. Dia masih bujangan dan tidak memiliki tempat tinggal. Dia memang biasanya tidur di pos ronda itu,” kata Martono saat dihubungi, Senin (12/8/2019).

Baca juga: Video Viral, Sapi Kurban Nyasar Masuk Kafe di Semarang

Saat ini, Hamdan sudah dipertemukan dengan keluarganya namun masih dititipkan di asrama Polsek Pardasuka sambil menunggu perkembangan kejadian tersebut.

“Setelah viral video itu, kami langsung identifikasi lokasi dan mencari keluarga korban. Keluarganya ternyata masih ada di Pekon Rantau Tijang,” kata dia.

Diikat dan didorong

Dalam video viral berdurasi 17 detik tersebut, terlihat seorang kakek diganggu oleh sejumlah pemuda.

Kakek yang diketahui bernama Hamdan terlihat diikat menggunakan sarung oleh seorang pemuda bepakaian lengan panjang warna biru.

Dengan tubuh terikat, Hamdan juga terlihat didorong-dorong. Kakek itu terlihat meminta ampun.

Sementara, dua pemuda rekan pemuda berbaju biru terdengar tertawa melihat kakek itu dibully. Mereka juga sambil terus merekam tingkah temannya yang berbaju biru.

Baca juga: Viral Video Bullying Siswi SD, Ini Penjelasan Dinas Pendidikan Manado



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Regional
325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

Regional
Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Budi dan Yudi Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Cerita Budi dan Yudi Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Regional
5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

Regional
Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Regional
Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Regional
Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Regional
Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Regional
Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Regional
Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Regional
Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Cerita Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya Usai Dilantik, Mengaku Kangen dan Teringat Sering Bolos

Regional
Jadi Wali Kota Medan, Bobby Nasution: Kita Buang Semua Ego agar Dapat Berkolaborasi

Jadi Wali Kota Medan, Bobby Nasution: Kita Buang Semua Ego agar Dapat Berkolaborasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X