Mahmudin Jalan Kaki dari Wonosobo ke Jakarta demi Upacara HUT RI dengan Jokowi

Kompas.com - 12/08/2019, 09:02 WIB
Mahmudin (52), warga Dusun Gandoran, Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Merdeka Jakarta Pusat. Dia melintas kawasan Wisata Batik di Desa Trusmi, Kecamatan Weru, Jalur Utama Pantura Kabupaten Cirebon, Minggu (11/8/2019) petang. MUHAMAD SYAHRI ROMDHONMahmudin (52), warga Dusun Gandoran, Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Merdeka Jakarta Pusat. Dia melintas kawasan Wisata Batik di Desa Trusmi, Kecamatan Weru, Jalur Utama Pantura Kabupaten Cirebon, Minggu (11/8/2019) petang.

CIREBON, KOMPAS.com – Seorang bapak asal Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah, nekat berjalan kaki dari rumahnya menuju Istana Merdeka, di Jakarta Pusat.

Panas terik matahari, debu jalanan, serta angin kencang tak menyurutkan langkahnya menapaki jarak sekitar 470 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 9 hingga 10 hari.

Aksi tak lazim itu dilakukan oleh Mahmudin, warga Dusun Gandoran, Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.


Kompas.com menemui Mahmudin saat dirinya melintasi kawasan Wisata Batik di Desa Trusmi, Kecamatan Weru, Jalur Utama Pantura Kabupaten Cirebon, pada Minggu (11/8/2019) petang.

Bukan hanya aksinya, penampilan pria berusia 52 tahun ini pun tak lazim. Mahmudin menggunakan bendera merah putih yang diikatkan di kepalanya.

Baca juga: Gantikan Amien Rais Jalan Kaki Yogya-Jakarta, Lilik Hanya Bawa Dua Kaos

 

Dia juga menancapkan sebilah bambu yang diselipkan ke tas bagian belakang agar bendera di pucuk bambu terus berkibar.

Yang cukup mencolok, Mahmudin juga mengenakan dua buah spanduk, menyerupai jubah, di bagian depan dan juga belakang.

Spanduk di bagian depan bertuliskan: "Jalan kaki dari Wonosobo-Jakarta sampai Istana Negara. Hanya ingin menyambut HUT RI Kemerdekaan Republik Indonesia. Harapan saya ingin bertemu Bapak Presiden Joko Widodo di istana negara. Indonesia adalah rumahku, Gemah Ripah Loh Jinawi. NKRI harga mati. Wonosobo yess."

Dia juga menggunakan spanduk di bagian belakang tubunya, dengan tulisan: "Jalan kaki dari Wonosobo-Jakarta sampai Istana Negara. Hanya ingin menyambut HUT RI Kemerdekaan Republik Indonesia. Kerja Bersama. NKRI Harga Mati. Wonosobo Yess."

Halaman:


komentar di artikel lainnya
Close Ads X