Kompas.com - 11/08/2019, 20:09 WIB
Satu pemancar (Tower) Telkomsel di wilayah Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) SIGIRANUS MARUTHO BERESatu pemancar (Tower) Telkomsel di wilayah Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT)

Kartu perdana dan paket data internet, dijual di sebuah kios kecil yang letaknya berada persis di depan kantor desa.

"Warga di sini, banyak yang beli kartu perdana Telemor, Timor Leste. Kami beli kartu perdananya di Timor Leste seharga 1 Dollar AS dan jual di sini seharga Rp 25.000,"ungkap Maria, pemilik kios.

Menurut Maria, jaringan internet Telemor yang didapat kondisinya tidak stabil.

"Sinyalnya juga kadang hilang muncul," sebut Maria.

Saya lalu memasang kartu perdana, sehingga dua kartu beda negara akhirnya berada di telepon android milik saya.

Setelah kartu Timor Leste terpasang, simbol kecepatan internet milik dua provider itu terlihat jelas berbeda.

Untuk Telkomsel muncul sinyal bar dengan simbol G dan Telemor dengan simbol H.

Simbol G, merupakan kode untuk GPRS (General Packet Radio Service).

Di antara teknologi data seluler lain, GPRS merupakan teknologi yang memiliki kecepatan paling rendah, hanya sekitar 60-80 kbps (kilobit per second) saja.

Praktis tidak bisa digunakan untuk berselancar di dunia maya, namun hanya bisa digunakan untuk menelepon.

Sementara itu, simbol H yang merupakan kode dari HSPA (High Speed Packet Access), memiliki kecepatan unduh yang lebih tinggi, bisa mencapai 14 Mbps (megabit per second) bahkan lebih, tergantung penyedia jasa layanan yang digunakan.

Akses internet Telemor, Timor Leste pun bisa digunakan di Oepoli, namun kekuatan sinyal masih tergolong lemah. Meski begitu, bisa digunakan untuk menonton Youtube, walau kerap tersendat.

Baca juga: Pemadaman Listrik Bisa Jadi Sinyal Buruk Investasi di Indonesia

"Masyarakat yang bermukim di sepanjang perbatasan, sebagian besar memasang dua kartu di handphone mereka. Kami sudah biasa dengan keadaan ini,"ungkap Kepala Desa Netemnanu Utara, Wemfied Kameo.

Kameo mengatakan, kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu. Kalau sebelumnya, dia dan warganya tidak bisa menelepon karena ketiadaan jaringan provider Telkomsel sebagai satu-satunya yang menjangkau hingga pelosok Pulau Timor.

"Sekarang kami lihat sudah ada satu tower yang dibangun di wilayah desa kami, namun untuk internet belum bisa diakses,"ujarnya.

Kameo berharap, dalam waktu dekat jaringan internet bisa diakses dengan baik sehingga masyarakat di perbatasan juga bisa menikmati dan merasakan kemajuan teknologi.

Dihubungi terpisah, Corporate Communications Telkomsel Regional Bali Nusra Teni Ginaya, mengatakan, pihaknya telah memasang sejumlah tower dan ratusan BTS di sepanjang perbatasan Kabupaten Kupang dan Distrik Oekusi.

Teni menyebut, terdapat 140 BTS yang tersebar di Kabupaten Kupang, dengan rincian BTS 2G sebanyak 80 unit, BTS 3G sebanyak 40 unit dan BTS 4G sebanyak 20 unit.

"Setiap tahun, kami juga melakukan pembangunan BTS di Kabupaten Kupang demi memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kupang terhadap kebutuhan komunikasi,"ucapnya.

Namun begitu, lanjut Teni, dia mengimbau kepada masyarakat di wilayah perbatasan agar melakukan penyetelan network telepon genggam secara manual, agar aman dan juga untuk menghindari roaming otomatis.

Pihaknya kata Teni, berencana pada tahun 2019 akan menambah lagi BTS di wilayah perbatasan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.