8 Fakta Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau dalam Sepekan

Kompas.com - 11/08/2019, 14:47 WIB
Petugas Manggala Agni memadamkan api karhutla di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau, Senin (5/8/2019). IDONPetugas Manggala Agni memadamkan api karhutla di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau, Senin (5/8/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Riau masih belum teratasi. Tim Satgas Karhutla juga terus berjibaku memadamkan titik api, baik melalui darat maupun udara.

Inilah delapan fakta bencana karhutla di Riau dalam sepekan yang dirangkum Kompas.com, Minggu (11/8/2019).

1. Polisi tidur di hutan

Puluhan personel Polres Pelalawan rela menginap di hutan demi memadamkan api karhutla di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Pelalawan.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan mengatakan, dengan bermalam di dekat lokasi kebakaran, upaya pemadaman lebih efektif. Selain itu, jarak tempuh ke lokasi juga jauh.

"Lokasi (titik api) jauh dijangkau, makanya kita menginap. Dari polres 4 sampai 5 jam melalui jalan tanah. Apalagi, terkadang api yang sudah kita padamkan bisa naik kembali (karena) ditiup angin," ucap Kaswandi pada Kompas.com, Kamis (8/8/2019).

Dia menyebutkan, personel kepolisian diterjunkan sebanyak 61 orang untuk pemadaman api di kawasan hutan TNTN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kisah Puluhan Polisi Riau, 3 Hari Tidur di Hutan Gambut demi Padamkan Karhutla yang Membandel

Selain kepolisian, juga ada petugas gabungan lainnya. Mereka bahu membahu memadamkan api.

"Dari TNI, petugas Balai TNTN, dan pemerintah kecamatan. Kami semuanya menginap di sini (hutan TNTN)," sebut Kaswandi.

Luas kawasan TNTN yang terbakar lebih kurang 20 hektar. Namun, Kaswandi mengaku pemadaman cukup banyak kendala, salah satunya air untuk pemadaman sulit didapat di lokasi.

2. Luas kebakaran terus bertambah

Luas kebakaran hutan dan lahan di Riau terus bertambah. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau pada Sabtu (10/8/2019) kemarin, luas lahan yang terbakar di Riau sudah mencapai 4.924,62 hektar.

Kepala BPBD Riau Edwar Sanger mengatakan, kebakaran meluas di beberapa wilayah.

"Bertambah (luas) di Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Dumai, dan Indragiri Hilir. Tapi bertambahnya tidak terlalu signifikan. Ada yang dua hektar, lima hektar hingga ada yang 20 hektar," sebut Edwar.

Baca juga: Karhutla di Riau Meluas, Tim Pemadam Berjibaku dengan Api Siang dan Malam

Berikut rekapitulasi luas karhutla di Riau.

1. Bengkalis 1.542.08 Ha
2. Rohul 8.25 Ha
3.Rohil  1.018.45 Ha
4. Dumai  310.75 Ha
5. Meranti 252.7 Ha
6. Siak 671.9 Ha
7. Pekanbaru 93.23 Ha
8. Kampar 138.28 Ha
9. Pelalawan 206 Ha
10. Inhu 114 Ha
11. Inhil 563.85 Ha
12. Kuansing 5.1 Ha

3. Kebakaran sulit diatasi

Kebakaran hutan dan lahan saat ini terjadi di wilayah Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Siak, Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Rokan Hilir Bengkalis dan Dumai.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.