Cerita Wico, Petugas PLN yang Siaga Demi Listrik Menyala di Momen Idul Adha

Kompas.com - 11/08/2019, 13:57 WIB
Wico, petugas PLN di ruang pengatur beban sistem kelistrikan Bangka, Sabtu (10/8/2019). HERU DAHNURWico, petugas PLN di ruang pengatur beban sistem kelistrikan Bangka, Sabtu (10/8/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Takbir berkumandang saat Wico, pemuda berusia 29 tahun itu nampak sibuk berkomunikasi melalui saluran radio komunikasi sambil memonitor berbagai layar kontrol, Sabtu (10/8/2019).

Aktivitasnya itu dilakukan untuk menjaga agar frekuensi listrik terjaga di angka 50 Hz. 

“Yang saya kerjakan ini melakukan koordinasi dengan teman-teman operator yang ada di sistem pembangkitan sampai distribusi agar frekuensinya tetap stabil sehingga listrik di rumah pelanggan tetap menyala," kata Wiko Volent, pegawai PLN yang bertugas sebagai operator dispatcher, di sela kesibukannya, Sabtu malam.

Dalam proses penyaluran listrik, perannya begitu penting karena harus mengatur operasi sistem dan menjaga keseimbangan antara beban yang disalurkan dan daya yang dibangkitkan, sehingga ia dan teman-temannya harus bekerja 24 jam dengan sistem shift. 

Baca juga: PLN: Jangan Remehkan Persoalan Pohon terhadap Listrik...

Meskipun tidak bisa merayakan Idul Adha bersama keluarga, ia merasa bangga dengan tugas yang diembannya saat ini.

“Saya merasa bangga dengan tugas saya ini karena dapat melayani masyarakat Babel agar listrik tetap menyala, terutama pada momen hari raya Idul Adha ini," katanya. 

Selama masa siaga hari raya Idul Adha, PLN Babel menyiagakan 700 petugas selama 24 jam untuk mengamankan pasokan listrik.

Masa siaga Idul Adha

Saat ini rata-rata permintaan energi listrik di Pulau Bangka sebesar 151 MW dengan suplai 188 MW. Sementara permintaan di Pulau Belitung sebesar 42 MW dengan suplai 73 MW. 

Selama masa siaga, PLN tidak melakukan pemeliharaan rutin jaringan yang memerlukan penghentian sementara aliran listrik.

Baca juga: Ikan Koi Peliharaan Mati karena Pemadaman Listrik, PLN Dituntut Ganti Rugi Rp 11 Juta

GM PLN UIW Bangka Belitung, Abdul Mukhlis memastikan, tidak melakukan pemeliharaan jaringan listrik selama masa siaga itu.

Sehingga apabila terjadi padam dipastikan hal tersebut karena adanya gangguan, untuk itu pelanggan dapat segera melapor ke kontak center PLN 123.

“Kami bersama dengan segenap manajemen PLN UIW Bangka Belitung mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 1440 H dengan khidmat bersama keluarga, kami siap menjaga keandalan pasokan listrik di rumah Anda," ujar dia. 

Sementara itu, Ratna Maladewi warga Pangkal Pinang yang tinggal di kawasan Gerunggang mengaku senang karena selama perayaan Idul Adha mulai dari malam takbir hingga ibadah sholat Id listrik tetap menyala.

“Alhamdulilah aman kok, tidak ada gangguan, listrik nyala terus ibadah jadi khidmat. Terima kasih PLN," ucapnya.

Baca juga: Listrik Padam 2 Hari, PLN Sumedang Siapkan Rp 13 Miliar untuk Kompensasi



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X