Ridwan Kamil Kurban Sapi 600 Kg, Jokowi Titip Sapi 900 Kg di Masjid Raya Bandung

Kompas.com - 11/08/2019, 11:20 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menyerahkan sapi seberat 652 kg kepada DKM Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat dalam momentum Idul Adha 1440 H, Senin (11/8/2019). DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menyerahkan sapi seberat 652 kg kepada DKM Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat dalam momentum Idul Adha 1440 H, Senin (11/8/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan sapi jenis Simmental seberat 652 kilogram kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1440 H, Minggu (11/8/2019).

Di tempat yang sama, Presiden Joko Widodo juga menitipkan sapi Limosin seberat 900 kilogram untuk dibagikan kepada warga Bandung dan Jabar.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, sapi tersebut ia beli dari peternak asal Tasikmalaya.

"Hari ini kita berada di kawasan Mesjid Raya Jabar ada 10 sapi 12 kambing. Di antara 10 sapi saya sebagai gubernur menitipkan satu sapi kalau gak salah beratnya 600 kg. Ada sapi dari Pak Jokowi paling besar sekali 900 kg," ujar Emil.

Baca juga: Pria Ini Tawarkan Sapi 1,4 Ton via WhatsApp, Tak Disangka Dibeli Jokowi untuk Kurban

Emil mengatakan, hewan kurban yang disembelih di Bandung akan turut dibagikan kepada sejumlah mustahik yang berada di wilayah Jabar, salah satunya ke Kabupaten Tasikmalaya.

"Ini menandakan kita ingin berbagi kepada masyarakat Jabar dan enggak hanya dibagikan mustahik daerah masjid di Kota Bandung saja, tapi juga ke pelosok sampai ujung Jabar salah satunya Kabupaten Tasikmalaya," ungkapnya.

Selain di Masjid Raya Bandung, Emil juga turut menitipkan beberapa hewan kurban di masjid lainnya. Ia berharap, kurban tahun ini menjadi penanda bangkitnya perekonomian warga Jabar.

"Mudah-mudahan dengan idul qurban ini kita bisa meningkatkan ketakwaan juga semangat pengorbanan karena peningkatan jumlah yang berkurban juga. Selain di sini juga ada di beberapa tempat lain juga kami lakukan dina aada rejeki kekuangan kami ingin berpartisipasi lebih," tuturnya.

Baca juga: Sapi Kurban 1 Ton yang Dibeli Jokowi Mendadak Jadi Objek Wisata Baru

Tidak pakai kantung plastik

Ia menambahkan, dari hasil pantauan sementara petugas di lapangan pelaksanaan Idul Adha di Jabar relatif kondusif. Petugas kesehatan hewan juga tak menemukan adanya temuan hewan kurban sakit.

Namun, ia menyarankan panitia pemotong hewan kurban agar tak menggunakan plastik dalam proses pembagian daging kurban.

"Kalau secara umum laporan tidak ada hal yang signifikan menandakan kurban taun ini relatif terkendali dengan baik kesehatan hewan lintas provinsi juga terjaga. Saya hanya mengimbau saja kalau boleh nanti pembagiannya kalau bisa tidak dengan kantong plastik ya besek, daun jati dan lainnya," jelasnya. 

Baca juga: Agar Lebih Sehat, Bupati Ciamis Imbau Daging Kurban Dibungkus Daun Jati



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Ganjar Usulkan Penderita Diabetes dan Hipertensi Pakai Gelang Khusus

Regional
Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Hujan Deras di Kawasan Puncak Bogor, Depan Mapolsek Megamendung Sempat Terendam

Regional
15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

15 Tenaga Medis RSUD Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Rekan Kerja

Regional
Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Gubernur Sulsel soal Pilkada di Tengah Pandemi: Kita Harap Tak Ada Klaster Baru

Regional
Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Buat Obat Kumur dari Daun Kelor, 3 Siswi Raih Medali di Kompetisi Internasional

Regional
Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Kembali Berulah, 2 Napi Asimilasi Lapas Pati Terancam Dijebloskan ke Nusakambangan

Regional
Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Banjir Bandang Landa Cicurug Sukabumi, 12 Rumah Hanyut, 85 Terendam

Regional
Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Peserta Balap Lari Liar di Solo Diancam Hukuman Membersihkan Sungai

Regional
Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Cianjur Punya Tim Khusus Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan, Ini Tugasnya

Regional
Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Guru Positif Corona di Jepara Meninggal, Sekolah ditutup dan Digelar Swab Massal

Regional
25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

25 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Solo

Regional
Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Permohonan Jerinx untuk Ganti Majelis Hakim Ditolak

Regional
Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Respons Gibran dan Calon Lawannya soal Desakan Penundaan Pilkada

Regional
Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Wabah Belum Berakhir, Tempat Hiburan Malam di Makassar Sudah Kembali Buka

Regional
Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X