Risma Tak Ingin Namanya Hanya Terpampang di Struktur Kepengurusan PDI-P

Kompas.com - 10/08/2019, 19:32 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini KOMPAS.com/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini

Bangga jadi kader

Risma mengaku bangga bisa menjadi kader PDI-P. Alasannya, prinsip yang dia pegang selama ini sejalan dengan ideologi PDI-P yang dikenal sebagai partai nasionalis dan partainya 'wong cilik'.

"Dari sisi ideologi, aku dari awal orangtua mengajarkan bahwa siapa pun itu, kita tidak boleh membeda-bedakan, harus perhatian kepada orang kecil," kata Risma.

Baca juga: Posisi Risma yang Menjabat Ketua DPP PDI-P Dianggap sebagai Reward

Karena alasan itulah, Risma mengaku merasa nyaman dan tidak terbebani dalam menjalankan perannya sebagai wali kota sekaligus kader PDI-P.

Sebab, apa yang sudah diajarkan oleh orangtuanya, kata Risma, juga menjadi bagian dari ideologi PDI-P.

Di samping itu, partainya dinilai tidak pernah membicarakan uang dan urunan untuk partai.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perkosa Remaja Keterbelakangan Mental hingga Hamil, Kakak Beradik di Sumbawa Ditangkap

Perkosa Remaja Keterbelakangan Mental hingga Hamil, Kakak Beradik di Sumbawa Ditangkap

Regional
Anggota TNI Gadungan Diciduk Saat Curi Sepeda Motor Warga

Anggota TNI Gadungan Diciduk Saat Curi Sepeda Motor Warga

Regional
Sering Lihat Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Guru Telah Menduga SW Jadi Korban Penganiayaan

Sering Lihat Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Guru Telah Menduga SW Jadi Korban Penganiayaan

Regional
Empat Tersangka Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku Diserahkan ke Jaksa

Empat Tersangka Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku Diserahkan ke Jaksa

Regional
Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Kapolda Sumut: Hanya Kesalapahaman

Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Kapolda Sumut: Hanya Kesalapahaman

Regional
Pembuang Sajen ke Bengawan Solo Divonis Hukuman Percobaan

Pembuang Sajen ke Bengawan Solo Divonis Hukuman Percobaan

Regional
Perahu Rombongan Pengantar Jenazah di Papua Terbalik, 5 Orang Tewas

Perahu Rombongan Pengantar Jenazah di Papua Terbalik, 5 Orang Tewas

Regional
'Kakiku Pernah Dijepit Kasur, Punggung Digigit Ayah, Ibu Dilempar Kipas'

"Kakiku Pernah Dijepit Kasur, Punggung Digigit Ayah, Ibu Dilempar Kipas"

Regional
Diduga Dukung Calon Petahana, Camat dan Kades Dilaporkan ke Bawaslu Jember

Diduga Dukung Calon Petahana, Camat dan Kades Dilaporkan ke Bawaslu Jember

Regional
Tahanan Wanita yang Kabur Akan Menghadapi Sidang Putusan di PN Bandung

Tahanan Wanita yang Kabur Akan Menghadapi Sidang Putusan di PN Bandung

Regional
Jatinangor Sumedang Diterjang Banjir 1 Meter Lebih, Warga Panik

Jatinangor Sumedang Diterjang Banjir 1 Meter Lebih, Warga Panik

Regional
Edarkan 32 Paket Sabu, Pegawai Kafe di Cianjur Ditangkap

Edarkan 32 Paket Sabu, Pegawai Kafe di Cianjur Ditangkap

Regional
TNI-Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Pangdam Bukit Barisan Minta Maaf

TNI-Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Pangdam Bukit Barisan Minta Maaf

Regional
Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Kuku Bocah 9 Tahun Dicabut, Tubuh Disundut Rokok

Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Kuku Bocah 9 Tahun Dicabut, Tubuh Disundut Rokok

Regional
Tiba di Jeddah saat Penangguhan Terbit, 30 Jemaah dari Gresik Diizinkan Menunaikan Umrah

Tiba di Jeddah saat Penangguhan Terbit, 30 Jemaah dari Gresik Diizinkan Menunaikan Umrah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X