Asyik Video Call, 2 Ibu Tersambar Kereta Api, Satu Orang Tewas

Kompas.com - 10/08/2019, 11:44 WIB
Ilustrasi kereta api KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Ilustrasi kereta api

KOMPAS.com - Dua ibu rumah tangga tersambar kereta api yang sedang melintas dari arah Pematangsiantar menuju Kota Medan di Jalan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Jumat (9/8/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kapolsek Siantar Martoba Iptu Resbon Gultom mengungkapkan, kedua ibu yang tersambar kereta api adalah Dewi Sekar (35) dan Rohani (39) yang merupakan warga sekitar.

Baca juga: Akhir Perjalanan Bagus yang Sebulan Pacari Istri Orang lalu Membunuhnya

 

Rohani mengalami luka berat hingga meninggal dunia. Sementara Dewi Sekar masih mendapatkan perawatan insentif.

"Ada dua korban yang disambar kereta api. Seorang meninggal setelah dirawat di rumah sakit dan seorang lagi masih menjalani perawatan medis," ujar Resbon, Jumat.

Dia menuturkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk kepastian penyebab tersambar kereta api.

Baca juga: Kisah Perempuan Korban Pengantin Pesanan di China, Disiksa Saat Hamil hingga Lapor Polisi via FB

Seorang warga sekitar bernama Sarinem (45) mengatakan, korban tersambar kereta api saat sedang video call. Korban tidak mendengar kereta api datang.

"Informasinya, kedua ibu rumah tangga itu sedang video call di pinggir rel dan tidak mendengar ada kereta api melintas sehingga disambar," katanya.

Sarinem mengungkapkan, kereta api sempat berhenti setelah menyambar korban.

 

Artikel ini telah tayang di tribun- medan.com dengan judul Video Call di Bantaran Rel Berujung Maut, 2 Ibu Rumah Tangga Tersambar Kereta Api, Seorang Tewas



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X